2018 Bank Syariah Mandiri Incar Pembiayaan Rp68 Triliun

by

Meskipun ekonomi 2018 diproyeksikan masih melambat, namun sejumlah perbankan optimis menatap kinerja positif di shio Anjing Bumi tersebut. Salah satunya yaitu Bank Syariah Mandiri atau BSM. Perbankan yang kerap menorehkan kinerja gemilang tersebut semakin percaya menghadapi sejumlah peluang dan tantangan di tahun 2018. Tidak tangung-tanggung, BSM membidik target pembiayaan sebesar Rp68 Triliun atau tumbuh 12 persen.

Hal tersebut bukan isapan jempol belaka, seperti diketahui bahwa BSM dalam waktu dekat ini akan mendapatkan kucuran modal mencapai Rp500 Miliar dari induk usaha yaitu PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.

Baca Juga : 2018, Anggaran Infrastruktur Melesat Rp 410.4 Triliun

Menurut Komisaris Utama PT Bank Syariah Mandiri, Tbk, Mulya Effendi Siregar pihaknya memproyeksikan penyertaan modal tersebut akan semakin memuluskan langkah BSM dalam meraih target penyaluran pembiayaan di tahun 2018. Terlebih, tambah Mulya, capital adequacy ratio/CAR perseroan akan berada pada level 16 persen.

Saat ini CAR pada level 12 persen kami mampu melakukan pembiayaan 8,5 kali modal. Dengan penyertaan modal Rp500 Miliar kami optimis bisa mencapai 16 persen. Artinya ada tambahan untuk pembiayaan,” terangnya ketika ditemui wartabank.

Lebih lanjut Mulya menambahkan bahwa target pembiayaan di tahun 2018 akan dibagi kepada beberapa sektor strategis. Menurutnya porsi 65 persen akan disalurkan untuk ritel, serta 35 persen untuk sektor korporasi.

Baca Juga : PP Properti Lakukan Ground Breaking Tujuh Proyek Strategisnya

“Porsi untuk sektor ritel diperbesar karena lebih sesuai dengan prospek kebutuhan bisnis perbankan. Untuk korporasi yang 35 persen akan disalurkan untuk proyek infrastruktur,” ujarnya.

Namun demikian, imbuh Mulya, untuk proyek infrastruktur yang dibidik, pihaknya masih harus mengikuti arahan dari perusahaan induk, sehingga boleh dikatakan bahwa BSM dalam hal ini hanya mengekor.

“Untuk meminimalisir risiko, dalam penyaluran kredit infrastruktur BSM hanya ikut arahan dari perusahaan induk karena perusahaan induk sudah sangat baik dalam meminimalisir risiko pembiayaan terhadap proyek-proyek infrastruktur,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan bahwa, BSM pada Kuartal II/2017 berhasil menyalurkan pembiayaan perseroan yang mencapai Rp58.72 Triliun atau tumbuh 10,28 persen dari periode sama tahun lalu yaitu Rp53.24 Triliun. [] ct

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

4 thoughts on “2018 Bank Syariah Mandiri Incar Pembiayaan Rp68 Triliun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *