53% Pembiayaan BNI Syariah Masih untuk Sektor Konsumtif

by

Industri perbankan kini tengah berusaha untuk tetap bertahan dan tumbuh di tengah kondisi ekonomi yang sedang mengalami gonjang-ganjing seperti belakangan ini. Sebagian besar sektor usaha di Indonesia kini tengah mengalami stagnansi, bahkan ada penurunan.

Direktur Bisnis Consumer Bank BNI Syariah, Kukuh Raharjo saat di Yogyakarta mengatakan, saat ini kondisi ekonomi yang mengalami penurunan memang berpengaruh terhadap iklim perbankan di Indonesia. Karena itu, untuk dapat bertahan atau mempertahankan pertumbuhan mereka, maka perbankan harus jeli melihat peluang. “Kami melihat sektor konsumtif masih memungkinkan untuk tumbuh,”  ujarnya.

Sektor konsumtif masih dianggap memungkinkan untuk dapat tumbuh, maka saat ini portfolio pembiayaan dari BNI Syariah masih lebih banyak sektor konsumtif ketimbang sektor produktif.

Dari portfolio pembiayaan mereka selama 2016 sebesar Rp22 triliun, 53% dari pembiayaan tersebut merupakan sektor konsumtif. Dan 80% dari 53% portfolio sektor konsumtif atau sebesar Rp9,3 triliun berasal dari pembiayaan sektor properti.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *