Asuransi Asei Menatap Positif Outlook 2018

by

Seperti diketahui bahwa kondisi ekonomi Indonesia tentunya sangat relevan dengan pertumbuhan industri asuransi di tanah air. Ekonomi yang melambat tentunya sangat berdampak terhadap industri ini. Namun, dengan prognosa yang dimiliki saat ini, Itang optimis akan proyeksi dan opportunity bisnis di tahun 2018. “Meskipun tahun 2018 diproyeksikan akan sulit karena berbagai alasan seperti tahun politik, dsb, namun kami tetap optimis menatap outlook terebut. Asuransi Asei mematok pertumbuhan mencapai 60% di tahun depan,” tutur Itang.

Untuk mencapai target pertumbuhan 60% di tahun 2018 tentunya tidaklah mudah. Itang menyebut terdapat tantangan yang harus dihadapi oleh manajemen dalam meraih target pertumbuhan tersebut. Menurut Itang tantangannya yaitu belum optimalnya potensi pasar asuransi keuangan yang di garap oleh Asuransi Asei. Jika pasar asuransi keuangan sudah digarap dengan optimal, dan menjaga kestabilan penggarapan produk Asuransi Umum, maka pertumbuhan 60% di tahun 2018 optimis dapat tercapai.

Strategi utama Asuransi Asei di tahun 2018 antara lain adalah penguatan infrastruktur bisnis yang berkaitan dengan Teknologi Informasi. Selain itu yaitu optimalisasi perolehan bisnis yang akan di eksplor lebih dalam dari kerjasama strategis dengan pihak perbankan.

Terkait dengan penguatan infrastruktur IT, sebut Itang, Asuransi Asei sejatinya telah melakukannya di masa lalu. Namun seiring dengan perkembangan dan kebutuhan bisnis agar relevan, maka penguatan infrastruktur tersebut menjadi prioritas. “Ke depan kami ingin meng­-create host to host yaitu pola bisnis yang dapat memberikan kemudahan bagi Asuransi Asei dan para mitra bisnis sehingga mendapatkan value atas kemudahan tersebut,” ujar Itang.

Jika mengacu terhadap roadmap Asuransi Asei yang menjadi satu kesatuan dengan apa yang digagas oleh perusahaan induk, Asuransi Asei diproyeksikan akan lebih kuat pada core kompetensinya yaitu di sektor asuransi keuangan.Menurut Itang, peluang di sektor tersebut terbuka sangat lebar meskipun banyak pemain-pemain yang bermunculan baik itu asuransi kredit maupun ekspor bahkan beberapa perusahaan asing yang bermitra dengan perusahaan lokal. Oleh karena itu, imbuh Itang, ke depannya Asuransi Asei akan terus membawa core kompetensi yang ada untuk menggarap dan menggali potensi tersebut menjadi bisnis Asuransi Asei yang lebih potensial. Dengan infrastruktur bisnis yang lebih kuat, nantinya akan ada kolaborasi yang sangat baik dengan eksplorasi sumber bisnis dari asuransi keuangan dan mempertahankan pangsa pasar asuransi umum yang selama ini dimiliki. “Kami sangat optimis akan kolaborasi tersebut dan Asuransi Asei akan semakin kuat dengan core kompetensi yang ada serta berhasil meraih kinerja yang baik di tahun 2018,” pungkas Itang. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *