Bank Jateng Optimistis NPL Di Bawah 2%

by

Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng berupaya menekan angka nor-perfomance loan (NPL) pada 2017 di bawah 2%.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan target angka kredit macet atau NPL itu masih dibatas angka kewajaran, sehingga perusahaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit kepada nasabah. Dia menerangkan NPL Bank Jateng pada tahun lalu tercatat 1,8% atau di bawah angka yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

“Tahun ini, kami ingin menekan NPL di bawah 2%,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis. (26/1)

Supriyatno yang akrab disapa Nano menuturkan lembaga perbankan yang terlalu khawatir NPL meningkat justru menjadikan kredit tidak tersalurkan. Di sisi lain, lanjutnya, penyaluran kredit Bank Jateng selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Terlebih, adanya program Suku Bunga Rendah (Subure) yang meliputi produk Mitra 25 dengan platform maksimal Rp25 juta dan mitra 02 dengan platform Rp2 juta, menjadikan angka kredit Bank Jateng terus tumbuh.

“NPL adalah sebuah resiko yang terukur dan harus dijaga. NPL Bank Jateng sejauh ini masih wajar,” tuturnya.

Untuk menekan NPL, dia menambahkan Bank Jateng menerapkan manajemen resiko dan meningkatkan kualitas analis kredit yang fungsinya untuk menilai mana nasabah yang bagus dan potensi bermasalah.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *