Bank Mandiri Bidik Penyaluran Kredit Proyek LRT

by

Bank Mandiri sebagai perbankan dengan kinerja dan aset yang senantiasa tumbuh positif membidik sejumlah proyeksi strategis khususnya dalam penyaluran kredit infrastruktur.

Melalui proyek Light Rail Transit (LRT) dan proyek infrastruktur Transit Oriented Deveopment (TOD) yang berada di sekitar proyek LRT.

Kepada wartabank, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Kartika Wiroatmodjo mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berhasrat untuk menyalurkan kredit tersebut. Nilai kredit, lanjut pria yang akrab disapa Tiko tersebut, menyebut angka maksimal yaitu sebesar Rp5 Triliun.

Baca Juga : Menyoal Biaya Transfer Antar Bank BUMN

“Saya kira nilainya mencapai Rp3 Triliun hingga maksimal Rp5 Triliun. Pembiayaan tersebut juga digunakan untuk proyek depo dan TOD yang diemban oleh Adhi Karya.

Lebih lanjut Tiko menyebut jumlah pembiayaan atas proyek Depo dan TOD akan menelan anggaran sebesar Rp2.8 Triliun. Total tersebut, imbuh Tiko, tentunya telah menemui kata sepakat dari pihak yang berkepentingan terlebih dari pihak Adhi Karya.

Namun demikian, Tiko menambahkan, meskipun pihaknya berniat mengguyur pembiayaan hingga mencapai Rp5 Triliun, namun sharingnya masih pada fase penggodokan masing-masing pihak.

Baca Juga : 2018, Anggaran Infrastruktur Melesat Rp 410.4 Triliun

Atas niatan yang dilakukan Bank Mandiri, Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto mengungkapkan bahwa pihaknya memastikan pembiayaan dari Bank Mandiri sebesar Rp2.8 Triliun akan diperoleh dalam waktu dekat ini.

“Pembiayaan tersebut akan digunakan Adhi Karya dalam membangun beberapa proyek TOD yang terletak di Cibubur, Ciracas dan Bekasi Timur,” ujar Budi. [] ct

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia