Bank Syariah Belum Berminat IPO di 2017

by

Perbankan syariah di Indonesia hingga saat ini masih belum memutuskan untuk melakukan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun 2017 mendatang. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga saat ini belum terdapat satu pun bank syariah yang menyampaikan rencana IPO pada tahun 2017 mendatang.

“Sampai saat ini belum ada yang IPO tahun depan untuk perbankan syariah,” kata Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman.

Hanya saja, diharapkan perbankan syariah dapat melakukan pencatatan saham perdana pada tahun 2017mendatang. Pasalnya, hingga akhir tahun diprediksi bank umum syariah dapat tumbuh lebih tinggi.

Menurut Deden, diperkirakan pertumbuhan industri keuangan pada bank umum syariah dapat mencapai 12%. Hingga saat ini, posisi pertumbuhan industri keuangan syariah telah mencapai 11%. “Tapi kita tunggu hingga akhir November,” pungkasnya.

Kinerja Tumbuh
Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mencatat adanya kenaikan kinerja dari para perbankan syariah di Indonesia. Hal itu tercermin dari peningkatan total aset yang signifikan.

Sekretaris Jenderal Asbisindo Achmad K. Permana mengungkapkan, menurut data statistik OJK hingga September 2016, total aset perbankan syariah mencapai Rp331,76 triliun. Angka tersebut meningkat 17,58% jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Kita masih bisa tumbuh hampir 18% itu dipacu pertama adanya konversi. Di luar itu kami juga didukung adanya pertumbuhan dana haji dan kampanye syariah,” tuturnya.

Permana menjelaskan, pertumbuhan total aset perbankan syariah tersebut ditopang dengan adanya peningkatan dana pihak ketiga (DPK) 20,16% menjadi Rp263,52 triliun. Sementara untuk pembiayaan perbankan syariah meningkat 12,91% mencapai Rp235,01 triliun.

Dengan capaian tersebut, kini pangsa pasar perbankan syariah terhadap industri perbankan nasional mencapai 5,3%. Dengan begitu industri perbankan syariah telah memecah batasan di mana perbankan syariah tidak pernah bisa menembus pangsa pasar di atas 5%. “Kita telah mencapai pangsa pasar melebihi 5%, itu merupakan batas psikologis atau jebakan 5%. Alhamdulillah pencapaian ini patut disyukuri,” tukasnya.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *