BI Siapkan Uang Tunai Hingga Rp250 T Untuk Lebaran

by

Bank Indonesia (BI) akan menyiapkan uang tunai untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri. Direktur Pengelolaan Uang BI Decymus menyampaikan, perputaran uang tunai akan berada di pulau Jawa, kemudian DKI Jakarta dan Sumatera. Ini karena aktivitas terbanyak berada di wilayah-wilayah tersebut.

Menurut Decymus, BI menyiapkan uang tunai sebesar Rp 167 triliun di tahun 2017. Jumlah tersebut naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami juga menyiapkan uang tunai tambahan untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri hingga Rp 250 triliun di tahun ini,” kata Decymus. Pecahan uang kecil paling banyak diminati oleh masyarakat dibandingkan pecahan uang besar.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, mengatakan, sampai saat ini tercatat uang beredar yang ada di sistem perbankan adalah sebesar Rp 86 triliun. Sedangkan saat Lebaran nanti akan ada tambahan uang tunai.

Diharapkan dengan adanya tambahan persediaan uang tunai  tersebut transaksi bisa mengalami kenaikan dua digit. Selain kenaikan transaksi dari tunai, yang mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2017 ini adalah dari transaksi non tunai seperti ATM dan kartu kredit.

Dorong Transaksi Kartu Kredit Dua Digit

Beberapa bank memproyeksi momen Lebaran bisa mendorong transaksi kartu kredit sampai dua digit. Hal ini terutama didorong oleh meningkatnya perputaran uang di masyarakat.

Senior VP Credit Cards Group Bank Mandiri  Vira Widyasari, mengatakan bahwa saat Lebaran dan puasa bank membuat program untuk mendorong transaksi kartu kredit. Di antaranya Bank Mandiri melakukan kerja sama dengan beberapa merchant dan menggelar promo untuk meningkatkan transaksi nasabah saat puasa dan Lebaran.

“Sampai akhir tahun diproyeksi transaksi kartu kredit bisa mengalami kenaikan sebesar 10% sampai 15%,” ujar Vira.

CIMB Niaga juga menargetkan bisa mendapatkan kenaikan transaksi kartu kredit sebesar 15% secara tahunan atau year on year (yoy). Adapun Dodit W Probojakti, Direktur Kartu Kredit dan Pinjaman Personal Bank Mega mengatakan, pada Mei 2017, secara umum ada kenaikan transaksi 10% sampai 15% secara yoy.

“Perkiraan nilai transaksi kartu kredit bank akan berkisar antara Rp 2,5 triliun sampai Rp 2,6 triliun atau naik 10% sampai 14% secara month on month (mom),” ujar Dodit.

Sementara Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin menargetkan transaksi kartu kredit pada saat Lebaran diperkirakan akan mengalami kenaikan sampai 20% dibandingkan bulan biasa. “Pada saat Lebaran juga diproyeksi transaksi uang tunai bisa meningkat 30% dari bulan biasa,” ujar Glen.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *