BNI Menjadi Emerging Industry Leader

by

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendapatkan predikat Emerging Industry Leader dari Forum Ekselen BUMN (FEB) dalam perhelatan BPEA (BUMN Performance Excellence Award) Tahun 2017. Sebagai Emerging Industry Leader, BNI dinilai menjadi perusahaan yang memiliki proses bisnis yang sistematis dan menunjukkan komitmen pembelajaran yang kuat.

Penghargaan disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN RI Ahmad Bambang kepada Direktur Kepatuhan & Risiko Perusahaan Imam Budi Sarjito di Jakarta, Senin (6 November 2017).

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, BUMN Performance Excellence Award merupakan ajang penghargaan kepada BUMN yang telah bekerja keras membangun daya saing melalui integrasi berbagai sistem manajemen hingga mencapai kinerja ekselen tertentu. Tahun 2017 ini merupakan BPEA pertama. Berbeda dengan penghargaan lainnya, penghargaan BPEA diberikan kepada perusahaan yang mencapai Excellence Level, yaitu tingkat kinerja ekselen yang dicapai perusahaan sesuai hasil asesmen yang dilakukan dengan mengacu pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang telah ditetapkan oleh Kementerian BUMN sejak tahun 2012.

BPEA Tahun 2017 memberikan penghargaan kepada 51 BUMN yang telah dinilai memiliki Excellence Level Band minimal Good Performance. BUMN ini terpilih dari 96 BUMN yang telah dinilai oleh Tim Asesor KPKU dan yang telah mengikuti seluruh proses pendampingan asesmen oleh Forum Ekselen BUMN.

Keterangan resmi BEF menyebutkan, proses Asesmen KPKU pada BUMN dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dari Kementerian BUMN, dalam hal ini Deputi Infrastruktur Bisnis. Asesmen KPKU pada BUMN telah dilakukan sejak tahun 2012. Awalnya hanya diikuti oleh 25 BUMN, namun pada Asesmen KPKU terakhir telah diikuti oleh 96 BUMN (dari 118 BUMN yang ada).

Kebijakan KPKU BUMN merupakan salah satu strategi inisiatif Kementerian BUMN utamanya melalui perbaikan dan peningkatan kinerja secara kesisteman dan berkelanjutan menuju kinerja kelas dunia.

“Dengan adanya penghargaan ini kami harap akan menambah semangat BNI dalam membangun daya saing gobal. Semangat dari predikat ini akan terus dipelihara dan ditingkatkan, terlebih ditengah situasi ekonomi dan persaingan global di era turbulensi saat ini yang semakin ketat serta penuh ketidakpastian,” ujar Kiryanto.

Konsep KPKU diadopsi dan diadaptasi dari MBCfPE (Malcolm Baldrige Criteria Performance Excellence), yaitu model bisnis ekselen (Business Excellence Model) yang dibangun dengan mengacu pada Global Best Practise dari perusahaan terbaik kelas dunia. Konsep ini dikembangkan dan dikelola oleh National Institute Science & Technology (NIST), Pemerintah Amerika Serikat dan telah diadop oleh berbagai negara didunia. Oleh karena itu dengan KPKU diharapkan semua BUMN memiliki kinerja yang ekselen yaitu memiliki kemampuan daya saing dengan mengacu atau benchmark pada perusahaan terbaik kelas dunia yang telah diakui. []

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *