Cimanggis City Bidik Market Korporasi

by
Cimanggis City

PT Permata Sakti Mandiri (PSM) tengah mencari strategi untuk menjajakan proyek apartemen Cimanggis City yang sedang dikembangkan perusahaan saat ini. PSM sedang mencoba melakukan pemasaran dengan menyasar korporasi. Hingga minggu ketiga September 2017, PSM telah berhasil menjual 31,8% dari tower pertama apartemen Cimanggis City. apartemen tower I ini diluncurkan pada Mei 2017 lalu sebanyak 850 unit. Artinya, jumlah yang sudah terjual mencapai 271 unit. Saat pertama dirilis, apartemen ini dijual dengan harga Rp 9,8 juta per meter persegi (m2) dan saat ini sudah naik menjadi Rp 11 juta per m2.

Sanggam Sitorus, Project Director Cimanggis City mengatakan, penjualan apartemen ini sejak diluncurkan sampai Agustus memang cukup bagus. Namun, memasuki bulan September penjualannya sedikit lesu.”Bulan Agustus kami berhasil jual 65 unit tapi selama September ini baru terjual 14 unit. Padahal ini bulan yang bagus dan tidak ada libur sekolah atau momentum lain yang harus membuat orang menahan pembelian, ” kata Sanggam di Jakarta, Kamis (28/9).

Cimanggis City melihat penyebab perlambatan tersebut ditenggarai dengan adanya proyek baru yang sedang booming berdekatan dengan proyek perusahaan. Salah satunya adalah proyek apartemen yang berada di stasiun Tanjung Barat.Sanggam mengatakan, proyek apartemen di Tanjung Barat tersebut memang memiliki kelebihan dibanding Cimanggumis City dari sisi akses karena berada di kawasan stasiun. Untuk itu, perusahaan sedang mencoba mencari strategi untuk mengantisipasi pengaruh booming-nya proyek baru tersebut yakni dengan menyasar penjualan ke korporasi.

Strategi tersebut dilakukan karena lokasi Cimanggis City berdekatan dengan kawasan industri. Banyak karyawan di kawasan tersebut membutuhkan hunian.

“Jadi kami coba kerja sama dengan pabrik-pabrik di sini untuk menyediakan hunian untuk karyawan mereka. Kami akan kerja sama lewat koperasi mereka, sehingga nantinya karyawan yang mau punya rumah akan mencicil ke koperasi tadi, ” kata Sanggam.

Saat ini, Cimanggis City sedang melakukan penjajakan dengan dua koperasi pabrik. Hanya saja, dia tidak menyebutkan nama perusahaan tersebut.

Selain menjajaki korporasi, Cimanggis City juga akan tetap melakukan pemasaran secara ritel Walaupun sebetulnya perusahaan tidak terlalu agresif dalam menargetkan penjualan tahun ini. “Kami hanya menargetkan penjualan 40% sampai akhir tahun, ” kata Sanggam.

Cimanggis City merupakan proyek apartemen yang dibangun di lahan 1 ha dan terdiri dari dua tower dengan total kapasitas 1.700 unit. Adapun investasi yang disiapkan untuk mengembangkan proyek ini sekitar Rp 400 miliar.

Jika perizinan rampung, Pembangunan proyek ini ditargetkan bisa dimulai sebelum akhir tahun 2017. “Sekarang perizinan masuk baru masuk Amdal, “kata Sanggam.

Untuk menunjang pemasaran, Cimanghis City telah membuka Marketing Gallery di Cimanggis dan diresmikan pada Kamis (28/9). Marketing Gallery Cimanggis City telah dapat digunakan seluruhnya untuk menunjang penjualan unit apartemen Cimanggis City, dari sebelumnya yang dapat digunakan hanya lantai bawah, kini lantai atas juga telah dapat digunakan secara maksimal sebagai ruang kantor manajemen.

Marketing gallery ini berkonsep modern minimalis, tiga lantai dengan luas 800 meter persegi. Lantai 1 sebagai sales area atau dealing area dengan dua unit contoh di kanan dan kirinya. Keberadaannya yang tepat di pusat kota Cimanggis di Jalan Raya Bogor, mampu menyedot perhatian masyarakat yang melintas dengan daya tarik signed besar bertuliskan Cimanggis City.

Diresmikannya marketing gallery Cimanggis City dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi calon customer pada saat berkunjung ke lokasi proyek apartemen yang butuh informasi lebih mengenai unit apartemen yang rencananya akan melaksanakan pemancangan pertama di akhir tahun ini.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *