Laba Bank Jateng Capai Rp458 Miliar

by

Hingga akhir Maret 2017, aset Bank Jateng telah mencapai Rp 59,15 triliun dan tumbuh 17,78 persen year of year (yoy) dari posisi yang sama tahun lalu Rp 50,22 triliun. Peningkatan aset tersebut didukung pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp 48,54 triliun dan tumbuh 11,28 persen yoy.

“Bank Jateng selama tiga bulan pertama 2017 telah membukukan laba usaha hingga Rp 458 miliar atau tumbuh sekitar 13,18 persen dibanding periode yang sama tahun 2016, yakni Rp. 403 miliar,” kata Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno di sela Gala Pesta Undian Tabungan Bima di Hotel Alila, Solo, Sabtu-Minggu (29-30/4)

Bank Jateng sadar, yang menjadikan besar adalah DPK tabungan masyarakat. Maka kegiatan HUT selama dua hari ini juga menjadi ajang melakukan silaturahmi dengan para nasabah sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kemajuan Bank Jateng selama ini. Gala Pesta hari pertama, Sabtu (29/4) malam, menampilkan grup musik Krakatau Reunion.

Supriyatno menambahkan Gala Pesta ini merupakan program undian gratis berhadiah yang bertujuan meningkatkan customer loyalty, sekaligus bentuk apresiasi kepada para nasabah Tabungan Bima Bank Jateng.

Setiap tahunnya dilakukan dua kali pengundian dengan masing-masing periode menghadirkan hadiah fantastis, mulai dari 1 unit mobil Toyota Fortuner, 36 unit mobil Toyota Avanza, 183 unit sepeda motor Honda Vario, 183 koin emas, dan 183 unit TV LED 32 inch.

Setelah penampilan Krakatau Reunion, sambung dia, Gala Pesta Undian Tabungan Bima pada Minggu (30/4) malam menghadirkan penyanyi Afgan dan Yura Yunita. Uniknya, masyarakat dapat ikut menonton dengan cara membuka rekening Tabungan Bima dengan saldo Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Sementara itu Hingga akhir Maret 2017, aset Bank Jateng telah mencapai Rp 59,15 triliun dan tumbuh 17,78 persen year of year (yoy) dari posisi yang sama tahun lalu Rp 50,22 triliun.

“Pada tahun ini Bank Jateng berhasil menduduki peringkat kedua terbesar dari sisi aset diantara 27 BPD seluruh Indonesia. Dimana aset Bank Jateng untuk posisi triwulan 2017 mendekati angka Rp 60 Triliun, kalau dibandingkan 3 tahun lalu, ini merupakan kelipatan 2 kali dari Rp 30 triliun di tahun 2014,” ujarnya.

Peningkatan aset tersebut didukung pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp 48,54 triliun dan tumbuh 11,28 persen yoy. Besarnya pertumbuhan tersebut adalah banyaknya DPK tabungan masyarakat.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *