Logo GPN Pacu Percepatan Implementasi Chip

by
ATM dengan logo GPN

Instruksi Bank Indonesia (BI) terkait pencantuman logo Gerbang Pembayaran Nasional (GNP) pada seluruh kartu debit/ATM diproyeksikan akan memacu percepatan implementasi teknologi chip sebagai upaya antisipasi kejahatan Skimming.

Menurut Direktur BCA, Santoso Liem, implementasi logo GNP pada kartu debit diharapkan dapat lebih mempercepat realisasi teknologi chip. Lebih lanjut ia mengatakan saat ini terdapat sekitar 5 juta atau 30 persen kartu debit BCA yang sudah menggunakan teknologi chip.

“Realisasi teknologi chip dapat dipercepat dikarenakan adanya penerbitan kartu domestik National Standar Indonesian Chip Card Specification,” ujarnya.

Baca Juga : Antipasi Skimming! Perbankan Siap Terapkan Teknologi Chip Pada Kartu ATM Secara Bertahap

Sebelumnya, seiring implementasi aturan GPN, bank harus mencantumkan logo nasional pada setiap instrumen alat pembayaran domestik. Logo ini nantinya akan ditetapkan oleh BI.

Pencantuman logo nasional di kartu debit ini akan mulai dilakukan pada awal Januari 2018. Sedangkan pada awal Januari 2022, nasabah wajib memiliki satu kartu ATM berlogo nasional.

BI juga telah membentuk timeline untuk mencapai target penerapan teknologi cip pada kartu debit agar tepat waktu.

Bank sentral membagi empat skema untuk migrasi teknologi cip pada kartu debit. Di antaranya, 30% kartu debit harus berstandar cip di tahun 2019, 50% kartu harus berstandar cip di tahun 2020, kemudian 80% kartu harus berstandar cip di Januari 2021, dan 100% kartu harus berstandar cip di Desember 2021. []

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

One thought on “Logo GPN Pacu Percepatan Implementasi Chip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *