Manulife Bidik Pertumbuhan Dua Digit

by
Manulife Bidik Pertumbuhan

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) membidik pertumbuhan dua digit tahun ini. Hal itu melihat kondisi pasar asuransi di Indonesia yang masih potensial dan kondusif seiring perekonomian yang terus membaik.

Meskipun tahun ini merupakan tahun politik, namun Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster menyebut bahwa pihaknya senantiasa optimis akan pertumbuhan bisnis di tahun ini. “Pertumbuhan dua digit jelas kami incar. Kami sudah lebih dari 30 tahun di Indonesia, sudah melewati banyak masa, jadi tahun politik tidak akan terlalu berpengaruh. Kami tetap optimistis tren penjualan Manulife tidak lesu,” ujarnya.

Menurutnya kinerja Manulife Indonesia terus membaik dan senantiasa mengalami pertumbuhan. Pada 2017 Manulife Indonesia mencetak pencapaian yang bagus meski tak menyebutkan detail. Kondisi serupa diyakini akan berlanjut di tahun ini. Selama ini, imbuhnya, potensi pasar asuransi di Indonesia sangat besar, hal itu terlihat dari masih rendahnya penetrasi asuransi di Tanah Air. Hal itu ditambah perekonomian Indonesia yang diprediksi tetap tumbuh, sehingga penjualan produk asuransi tetap sehat.

Sepanjang 2016, Manulife Indonesia meraih pertumbuhan. Ini antara lain, pertumbuhan premi bisnis baru yang meningkat 29 persen menjadi Rp 3,7 triliun dari sebelumnya Rp 2,9 triliun. Kemudian penjualan produk investasi naik 20 persen menjadi Rp 1,9 triliun dari semula Rp 1,6 triliun. Sedangkan penjualan produk asuransi melonjak 39 persen menjadi Rp 1,8 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,3 triliun.

Salah satu upaya meraih pertumbuhan ini, Manulife Indonesia menghadirkan produk Manulife Education Protector (MEP) pada awal tahun. Ini merupakan produk gabungan unit link dan tradisional yang memberikan proteksi sekaligus jaminan investasi.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *