Program BNI Menabung dengan Sampah

by

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Administrasi Jakarta Timur Syofian Thahir meluncurkan Program Ayo Menabung Dengan Sampah di Bank Sampah Kerabat Pulo Kambing, Jalan Swadaya Gas No. 1 RT 010/02 Komplek PLN GAS Klender, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Sabtu (8/4). Program Ayo Menabung dengan sampah ini diinisiasi oleh Bank BNI dengan tujuan mengedukasi masyarakat dalam mengelola lingkungan yang bersih, rapih dan sehat.

Hadir mendampingi Asisten Ekbang, Lurah Jatinegara Dona Andria. Selain itu hadir Wakil Pimpinan Cabang BNI Rawamangun Saud, Human Capital Business Partner BNI Wilayah Jakarta Kemayoran Evita Praharani, Vera Nofita sebagai Direktur Bank Sampah Kerabat Pulo Kambing serta para pelajar dari 10 sekolah di Kecamatan Cakung.

Dalam sambutannya Syofian mengatakan, kegiatan Ayo Menabung Dengan Sampah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Gerakan Menabung Nasional yang bertujuan untuk memberikan edukasi menabung sejak dini.

“Diselenggarakan program ini Pemkot Jaktim sangat mengapresiasi. Jadi melalui pengenalan produk BNI Simpanan Pelajar  (SimPel) dan aktivitas menabung kepada siswa secara langsung. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat Jakarta yang sehat dan sejahtera,” katanya.

Syofian menambahkan, pengelolaan lingkungan yang bersih, rapih dan sehat tersebut merupakan upaya pemerintah dalam merubah paradigma masyarakat agar memandang sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis. ”Edukasi ini juga ditujukan untuk membentuk budaya menabung di tengah-tengah masyarakat melalui media Agen 46 BNI, yaitu kepanjangan tangan BNI dalam memberikan layanan perbankan,” tambahnya.

Dijelaskan Syofian, bahwa pengelolan sampah sudah berjalan baik di Bank Sampah Kerabat Pulo Kambing, bahkan hingga menghasilkan nilai jual. Dirinya, meminta para pengurus untuk bergabung dengan Dekranasda Jakarta Timur dan UMKM yang merupakan wadah pengembangan produk kerajinan unggulan yang berkualitas sebagai ikon Kota Jakarta.

“Ini sudah bagus. Namun harus adanya kerjasama dengan Dekranasda yang memiliki wadah penjualan dengan berbagai perusahaan salah satunya kita sudah bekerja sama dengan pihak hotel. Jadi, selain menghasilkan uang dengan kelolaan sampah juga dapat binaan yang dalam mengembangkan kreatifitas yang ada,” paparnya.

Sementara itu Efita Praharani selaku VP Human Capital Business Partner BNI menuturkan, penting mengedukasi anak untuk membuang sampah dan menabung dengan cara yang mudah.

“Tidak hanya dari ibu, tapi dari pelajar agar gemar menabung sampah. Jadi nanti dia tiap lihat ada sampah akan dikumpulkan dan disetorkan ke Bank Sampah. Intinya, kami ingin menggalakkan mari gemar menabung dari mulai pelajar yang dikombinasikan dengan manajemen sampah,” katanya.

Selain itu Direktur Bank Sampah Kerabat Pulo Kambing Vera Nofita mengatakan, sebanyak 400 warga Pulo Kambing Kelurahan Jatinegara  telah menabung sampah non organik  (kering) yang nantinya dapat menghasilkan uang.

”Kita akan terus mengupayakan kepada warga untuk perduli dengan kelestarian lingkungan. Jadi dengan adanya bank sampah yang dapat kita jadikan tabungan diharapkan dapat memberikan pemahaman warga bahwa sampah yang disetorkan pun kemudian akan didaur ulang menjadi barang-barang kreatif yang mampu menghasilkan rupiah,” pungkasnya.

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *