RUPST Tahun Buku 2016, bank bjb Sebar Dividen Total Rp 862,9 Miliar

by

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) menyetujui pembagian dividen Rp 862,9 miliar. Total dividen ini setara 55% dari laba bersih Tahun 2016 sebesar Rp 1,56 Triliun. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Aryaduta, Bandung, Rabu (29/3) telah dilakukan pembahasan beberapa mata acara yaitu :

(1) Persetujuan Laporan Tahunan Direksi mengenai keadaan dan jalannya Perseroan termasuk Laporan Pelaksana Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2016 dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2016 sekaligus pemberian pelepasan atau pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2016. (2) Penetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen untuk Tahun Buku 2016. (3) Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2017. (4) Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham Perseroan pada Tahun 2016. (5) Perubahan pemberian Manfaat Pensiun Lainnya. (6) Perubahan Anggaran Dasar. (7) Penetepan Komisaris Utama Independen.

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan mengatakan porsi dividen yang dibagikan setara dengan Rp 89,0 per lembar saham naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 84,8 per lembar saham. Perolehan laba dan kinerja yang positif terus ditunjukan bank bjb dengan perolehan laba bersih (bank only) yang naik sebesar 14,4% y-o-y dan membaiknya rasio kredit bermasalah (NPL Gross) pada akhir 2016 menjadi sebesar 1,69% dari 2,91% pada akhir tahun 2015. “Peningkatan dividen per saham ini seiring dengan kinerja perusahaan yang semakin cemerlang di tahun 2016,” Ujar Irfan.

Adapun dari sisi Dana Pihak Ketiga yang diperoleh bank bjb terdapat peningkatan sebesar 16,1% (y-o-y) atau mencatat total dana nasabah sebesar Rp 72,8 Triliun. Total kredit yang sudah disalurkan oleh bank bjb hingga akhir tahun 2016 mencapai Rp 63,1 Triliun atau naik sebesar 14,2% dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Dari semua segmen kredit yang dimiliki, segmen kredit konsumer tercatat tumbuh sebesar 15,7% (y-o-y) menjadi Rp 44,2 triliun selain kredit komersial dan korporasi yang juga tumbuh signifikan sebesar Rp 10,8 triliun ataun naik 17,2% year on year.

Acara yang dihadiri oleh para Pemegang Saham, jajaran Direksi dan Dewan Komisaris bank bjb juga menyetujui perubahan jajaran komisaris. Para pemegang saham memutuskan untuk mengangkat dan menetapkan Klemi Subiyantoro sebagai Komisaris Utama Independen yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen Pelaksana Tugas Komisaris Utama, sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut :

Susunan Dewan Komisaris: (Komisaris Utama Independen – Klemi Subiyantoro), (Komisaris – Muhadi), (Komisaris Independen – Yayat Sutaryat), (Komisaris Independen – Rudhyanto Mooduto), (Komisaris Independen – Suwarta).

Susunan Dewan Direksi: (Direktur Utama – Ahmad Irfan), (Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko – Agus Mulyana), (Direktur Konsumer – Fermiyanti), (Direktur Keuangan – Nia Kania ), (Direktur komersial – Suartini), (Direktur Mikro – Agus Gunawan), (Direktur Operasional – Benny Santoso).

 

 

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *