Sinergi BUMN, BNI Renovasi Jembatan di Lebak Banten

by

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama BUMN lain (BRI, Mandiri, dan BUMN Karya) melakukan sinergitas dalam merealisasikan proyek-proyek renovasi jembatan-jembatan di daerah-daerah pelosok di Indonesia.

Belum lama Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan salah satu jembatan yang telah rampung dibangun barkat sinergi BUMN di Desa Sangiang Tanjung, Lebak, Banten.

Hadir dalam peresmian tersebut yaitu Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama BRI Suprajarto, Dirut Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra, Direksi Bank Mandiri, serta jajaran direksi BUMN Karya lainnya yang turut membangun jembatan yaitu Adhi Karya, dan Waskita Karya, serta Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Baca Juga : Tiap Desa Akan Diguyur Rp1,4 Miliar pada 2019

Alam kesempatan tersebut, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengungkapkan rasa bersyukur atas diresmkikannya jembatan tersebut, karena mengingat jembatan merupakan infrastruktur penting karena memiliki fungsi yang sangat strategis dalam kehidupan masyarakat.

“Nilai sebuah jembatan sangat tinggi, terutama bagi masyarakat yang menggunakannya setiap hari. Inilah yang mendorong BUMN bersinergi dan memilih jembatan sebagai objek bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR),” jelas Baiquni.

Secara ekonomi, jembatan sangat memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat. Dengan adanya jembatan maka akan memangkas jarak pendistribusian barang serta kegiatan masyarakat lainnya sehingga terjadi efisiensi bahan bakar dan penurunan ongkos logistik.

Baca Juga : 2018 Bank Syariah Mandiri Incar Pembiayaan Rp68 Triliun

Sebagai informasi bahwa telah terdapat tiga jembatan yang telah dibangun di Lebak sebagai sebagai bentuk nbantuan CSR hasil sinergi BNI, BRI, Bank Mandiri, dan Hutama Karya. Ketiga jembatan tersebut adalah Jembatan Balepunah yang dibangun BNI dan Hutama Karya, Jembatan Cisimeut dibangun BRI dan Hutama Karya, serta Jembatan Cikeuyeup dibangun bank Mandiri dan Hutama Karya.

Total biaya proyek ketiga jembatan tersebut mencapai Rp3,289 miliar yang meliputi Jembatan Balepunah, Desa Sangiang Tanjung, Lebak, Banten dengan panjang 67 meter dengan nilai proyek Rp 1,03 Miliar. Selain itu, Jembatan Cisimeut, Desa Sangkanwangi, Lebak, Banten sepanjang 75 meter dengan nilai proyek Rp 1,21 Miliar. Juga jembatan Cikeuyeup sepanjang 42 meter dengan nilai proyek Rp 747 juta. Total biaya proyek ketiga jembatan tersebut senilai Rp 3,289 miliar. [] ct

About Author: WartaBank

Gravatar Image
Media Sinergitas Perbankan Indonesia

3 thoughts on “Sinergi BUMN, BNI Renovasi Jembatan di Lebak Banten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *