in ,

Aset BRI Naik Hingga Rp1.515 Triliun

Aset BRI

WARTABANK.COM, Jakarta – Aset BRI dipastikan akan meningkat setelah para pemegang saham sepakat dengan rencana penambahan modal perusahaan.

Modal PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan ditambah dengan cara penerbitan saham baru atau rights issue.

Pemerintah juga akan terlibat dengan cara inbreng saham atau memesan efek terlebih dahulu dalam bentuk non-tunai.

Pemerintah akan menyetor seluruh saham Seri B yang ada di PT Permodalan Masyarakat Madani dan PT Pegadaian.

Penambahan nilai aset BRI ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebagai dukungan untuk pembentukan Holding Ultra Mikro.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, dengan dibentuknya Holding Ultra Mikro, maka BRI akan membawahi dua BUMN lainnya yaitu PNM dan Pegadaian.

Dengan penggabungan ini, maka akan mempengaruhi kinerja keuangan dan aset BRI yang naik hingga 7,37 persen.

“Jadi aset BRI yang sebelumnya Rp1.411 triliun akan naik menjadi Rp1.515 triliun. Liabilitas atau utang yang harus dilunasi juga naik, yang semula semula Rp1.216 triliun menjadi Rp1.289 triliun. Sementara total pendapatan bisa meningkat hingga Rp47 triliun dari sebelumnya Rp40 triliun,” jelasnya, Kamis (22/7/2021)

Meski ada kenaikan nilai aset BRI, beban usaha BRI justru akan meningkat dari semula Rp31 triliun menjadi Rp37 triliun.

Menurutnya, dana tambahan modal ini akan digunakan untuk penyertaan saham ke dalam pegadaian dan PNM serta mengembangkan bisnis ultra mikro dan UMKM.

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengesahkan penambahan penyertaan modal negara (PMN) ke dalam modal saham BRI melalui PP Nomor 73 Tahun 2021.

PP ini menginstruksikan bergabungnya dua BUMN yaitu Pegadaian dan PNM ke dalam perusahaan BRI.

Dalam prosesnya, BRI akan menerbitkan 23,25 persen Saham Seri B yang nilainya mencapai Rp28,67 miliar, dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Total saham yang diinbreng pemerintah yaitu 6,25 juta saham Seri B Pegadaian dan 3,8 juta saham Seri B PNM.

Sementara rights issue yang berasal dari porsi publik akan disetorkan kepada perseroan dalam bentuk tunai.

Selanjutnya, tiga BUMN yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro ini akan mengembangkan bisnis jasa keuangan guna meningkatkan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan BRI. []

Written by Chriestian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tarik Tunai ATM

Tarik Tunai ATM BSI Kini Bisa Tanpa Kartu!

Keuangan digital

Keuangan Digital Mulai Dominasi Bisnis Bank BUMN!