2018 Asuransi Asei Incar Premi Rp800 Miliar

oleh

Tahun 2018 ini Asuransi Asei membidik pendapatan premi sebesar Rp800 Miliar. Dimana pada tahun sebelumnya (2017) perusahaan hanya mampu mengantongi premi sebesar Rp400 Miliar.

“Premi kami targetkan dua kali lipat dari hasil tahun sebelumnya,” ungkap Syam.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa dirinya bersamaBisn manajemen sangat optimis mampu target pendapatan premi tersebut. Sampai dengan Triwulan I/2018 hasil dari asuransi keuangan sudah mulai terasa pertumbuhannya dibandingkan tahun lalu meskipun belum sesuai dengan harapan.

“Kami senantiasa sampaikan kepada market bahwa posisi likuiditas Asuransi Asei sudah berada pada posisi yang sangat baik. Sehingga dengan demikian kami harap dapat kembali memupuk trust sehingga berdampak positif terhadp kinerja di akhir tahun 2018,” ujar Syam.

Menurutnya dari sektor asuransi keuangan di Triwulan I/2018 bisa dikatakan pasarnya masih dalam persiapan dan akan menggeliat di triwulan berikutnya. Jika pada kaitannya dengan proyek-proyek pemerintah maka pada Triwulan I/2018 baru memasuki fase pekerjaan persiapan, tender, dsb.

“Paling yang ada hanya jaminan surat penawaran,” pungkasnya.

Kemudian, lanjutnya, pada Triwulan II/2018 dimana proses kontrak sudah selesai, proses tender sudah selesai, surat penunjukan kontraktor, disitu baru akan banyak potensi yang bisa digarap oleh Asuransi Asei seperti jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, kredit modal kerja, jaminan SKBDN, sampai penjaminan LC impor jika terdapat pekerjaan impor, dsb.

“Saya kira di Triwulan II/2018 nanti kinerja Asuransi Asei sudah mulai terlihat dengan sangat baik,” tutup Syam. []ct

Tentang Penulis: wartabank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *