in ,

AWAS FINTECH ABAL-ABAL! KENALI BIAR GAK KETIPU

Fintech lending

WARTABANK.COM, Jakarta – Keberadaan Fintech lending kini dianggap sebagai solusi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman berupa uang.

Dimana pinjaman tersebut bisa digunakan untuk hal yang produktif maupun konsumtif. Maka tidak mengherankan apabila fintech lending kini menjelma menjadi alternatif pilihan dalam hal pembiayaan.

Namun menjamurnya perusahaan-perusahaan fintech lending banyak yang berstatus ilegal yang tentunya berdampak rawan terhadap masyarakat.

Mengutip keterangan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 28 November 2020, saat ini terdapat 153 perusahaan yang memiliki lampu hijau alias berizin dan terdaftar.

Dari 153 perusahaan tersebut, terdapat 117 perusahaan yang terdaftar, sementara 36 perusahaan lainnya sudah mengantongi izin operasi.

Adapun 153 perusahaan tersebut terdiri atas dua jenis yaitu 11 Fintech P2P Lending syariah dan 142 Fintech P2P Lending konvensional. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hadapi krisis

Hadapi Krisis! Ini Resep dari Dirut BNI

Bisnis bank digital

Bisnis Bank Digital! BI dan OJK Perketat Izin Investor Asing