in ,

Bank ANZ Belum Memberi Penjelasan Soal Nasib Saham di Bank Panin

Bank ANZ

Bank ANZ atau Australia andNew ZealandBanking Group,berencana melakukan divestasi saham di PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin). Rencanatersebut memang sejaklama, tepatnya tahun 2013 silamdigaungkan oleh pihak ANZ sebagai langkah memenuhi ketentuan kepemilikan tunggal bank.

Kepemilikan tunggal bank (singlepresencepolicy/SPP) dilakukan lantaran ANZ juga memiliki 99 persen saham di PT Bank ANZ Indonesia. Pihak pengawas perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada dua opsi bagi Australia and New ZealandBanking Group untuk melakukan divestasi saham tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana mengatakan, bahwa Bank ANZ harus memilih antara dua opsi yang ditentukan. Dua opsi tersebutdi antaranya adalah, menjadi pemegang saham pengendali atau melepas kepemilikan saham di Bank Panin.

Saat ini, status Australia and New ZealandBanking Group (ANZ) ini adalah masih sebagai pengendali perusahaan. Porsi kepemilikan sahamnya saat ini lebih dari 25 persen. Mengutip dari laman perusahaan, bahwa porsi sahamnya di Bank Panin sebesar 38,82 persen. Sedangkan yang dimiliki oleh PT Panin Financial Tbk sebesar 46,04 persen dan sisanya milik publik sebanyak 15,14 persen.

Direktur Utama Bank Panin, Herwidayatmo sebelumnya menjelaskan, pihaknya siap melakukan proses pelepasan saham ANZ di perseroan. Namun, hingga saat ini pihak Bank ANZ belum memberikan pengarahan.Karena semua kewenangan perubahan porsi saham tersebut, berada di tangan OJK.Maka dari itu, Herwidayatmo tak bisa menjelaskan lebih rinci mengenai rencana tersebut.

Herwidayatmo juga mengatakan, jikaseandainya pihak ANZ meminta tambahan waktu, maka semua tergantung kepada OJK yang akan memberikannya sampai kapan. Kalau pihak Bank Panin sendiri sudah siap kapan saja jika telah ada keputusan dari Bank ANZ.

Mengenai rencana prosespelepasan saham dan adanya calon investor yang sudah mendekat, pihak Bank Panin tidak ingin banyak berkomentar. Karena semua kembali lagi kepada keputusan dariBank ANZ terlebih dahulu.Mengenai urusan tersebut, semua ada di tangan pihak ANZ, jadi pihak Bank Panin merasa tidak pantas untuk menjelaskan atau mengumumkan apa pun. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kredit korporasi

Kredit Korporasi Jadi Prioritas Perbankan

Mandiri Utama Finance

Mandiri Utama Finance Incar Pembiayaan Kredit Rp8,1 Triliun