Bank bjb Fokus Optimalkan Pendapatan Non Bunga

oleh
Bank bjb

Bank bjb bakal fokus mengoptimalkan pendapatan non-bunga atau feebasedincome. Dengan melalui pengembangan berbagai layanan perbankan bersama instansi lainnya.

Senior ExecutiveVicePresident (SEVP) Komersial dan UMKM bank bjb, Beny Riswandi menuturkan, pihaknya bakal terus meningkatkan pendapatan non-bunga. Hal ini untuk menggenjot kinerja keuangan perseroan,denganmengambil langkah dalam menjalin kerja samaantar lembaga keuangan atau perusahaan lainnya.

Bank bjb Gandeng Taspen Life

Belum lama ini bak bjb melakukan kerja sama dengan PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) yang baru saja ditandatangani. Memiliki tujuan untuk memacufeebasedincome. “Benefitnyafeebasedincome dan nasabah, hal itu yang akan terus kami kembangkan,” ujar Beny.

Menurut Beny, penandatanganan perjanjian kerja sama atau PKS dengan Taspen Life adalah kesepakatan bantuan pemotongan. Dalam pembayaran premi asuransi ASN peserta dari PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life).

Melalui kerja samatersebut, nasabah Taspen Life dari kalangan ASN dapat lebih mudah menunaikan pembayaran.Sebab dipotong langsung dari gaji, hinggakini ASN Pemprov Jawa Barat menerima payroll penggajian dari bank bjb.

“Pada tahap awal, kerja sama ini bakalberfokus untuk melayani pelimpahan pembayaran premi asuransi ASN. Di wilayah Jawa Barat dan Banten yang nantinyabakal dilakukan di seluruh area yang terkover oleh jaringan kantor bank bjb,” jelas Beny.

Kerja sama antara PTBank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten dengan Taspen Life ini, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman. Yang sebelumnya mengenaipenggunaanproduk, jasa dan layanan perbankan yang ditandatangani secara sirkuler pada bulan Mei 2018.

Beny melanjutkan, kerja sama bisnis saling menguntungkan antara bank bjb dan perusahaan lainnya bakal terus diadakan. Bahkan dalam waktu dekat, Bank rencananya bakal menjalin kerja sama dengan pihak Pegadaian.

Di sepanjang tahun 2018, perolehan laba dan kinerja bank bjb naik sebesar 28,1 persenyearonyear (yoy).Atau berarti berada di atas pertumbuhan laba bersih industri perbankan per Desember 2018 yang sebesar 10,36 persenyoy.

Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dirangkum, menjadi Rp87 triliun. Sehingga total aset menjadi Rp120,2 triliun atau berarti naik 4,5 persenyoy. Pertumbuhan DPK ini didorong dari pertumbuhan dana murah yakni tabungan sebesar 16 persen. Sehingga CASA Ratio menjadi naik dari 46,1 persen menjadi sebesar 47,1 persen. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *