in , ,

bank bjb Serius Fasilitasi Proyek Infrastruktur 2018

bank bjb

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) mengucurkan dana kepada PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) sebesar Rp. 252.494.500.000,- sebagai fasilitas Kredit Investasi (KI) Sindikasi untuk pembangunan Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek dengan tenor kredit selama 15 tahun.

Hal ini tertuang dalam Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Pembiayaan Proyek Jalan Tol Ruas Jakarta-Cikampek II Elevated, di Grand Ballroom Hotel Four Season – Capital Place, Jl. Jend. Gatot Subroto Kavling 18, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan menuturkan bahwa bank bjb serius dan ikut serta dalam memfasilitasi proyek infrastruktur sebagai bukti kontribusi bank bjb terhadap pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur nasional, khususnya di Jawa Barat. Pasalnya, jalan tol ini nantinya akan menjadi jalur alternatif transportasi maupun distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

“Di tahun 2018 ini, bank bjb telah merencanakan pembiayaan beberapa proyek infrastruktur, termasuk proyek jalan tol ini”, tutur Irfan.

Dalam seremonial ini, tampak Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial bank bjb, Dicky Syahbandinata, Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Kebayoran Baru, Hermawan Mulyana dan Pemimpin Grup Kredit Korporasi Sindikasi, Irvan Nulhakim, turut hadir pada proses Penandatangan Perjanjian Kredit Sindikasi tersebut.

Hal ini menegaskan kembali pernyataan Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan sebelumnya bahwa, bank bjb akan fokus pada proyek infrastruktur karena potensi market share-nya sangat besar.

Sebagaimana diketahui masyarakat, jalur tol Jakarta-Cikampek saat ini sudah terlalu padat, dan kondisi tersebut memperlambat distribusi dan transportasi. Kabarnya, jalan tol ini akan memiliki panjang ±36 km, membentang dari Ruas Cikunir hingga Karawang Barat (KM 9.5 sampai KM 47.5).

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek diproyesikan untuk beroperasi penuh pada pada Triwulan 3 Tahun 2019. Memasuki akhir Juli 2018, progres konstruksi jalan tol ini telah mencapai 40,219%.

Saat ini hingga Desember 2018, pada proyek tersebut sedang dikerjakan pemasangan steel box girder dengan launcher gantry. Pekerjaan teknis ini berlangsung tiap hari saat window time, yakni pukul 21.00-05.00 WIB.

Rencananya, proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek ini akan membutuhkan Fasilitas Kredit Investasi (KI) dengan limit maksimum sebesar Rp 11.363.386.000.000,-.

Selain dari bank bjb, fasilitas Kredit Investasi Sindikasi ini juga diberikan oleh PT Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Central Asia, Tbk, PT Bank CIMB Niaga, Tbk, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Bank DKI, dan PT Indonesia Infrastructure Finance, sedangkan fasilitas pembiayaan syariah diberikan oleh PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah, PT Bank BRI Syariah, Tbk, PT Bank BCA Syariah, PT Bank CIMB Niaga, Tbk – Unit Usaha Syariah, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) – Unit Usaha Syariah, dan PT Bank Maybank Indonesia, Tbk – Unit Usaha Syariah. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kredit pensiun

Kredit Pensiunan Bank Mantap Tumbuh Tinggi

bank bjb Sabet Penghargaan Indonesia Public Company Award 2018