Bank BTN Perkuat Bisnis dengan Akuisisi

oleh
Bank BTN

Bank BTN sebagai salah satu bank dengan pelat merah terus melakukan akuisisi ke beberapa perusahaan. Ini berbarengan dengan rencana beberapa lain milik BUMN yang sudah melakukan akuisisi di tahun 2019.

Banyaknya bank yang melakukan akuisisi bertujuan untuk melakukan perluasan bisnis. Beberapa bank yang sudah melakukan perluasan bisnis dengan cara membeli perusahaan lain ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia Persero (BRI), PT Bank Mandiri Persero, PT Bank Negara Indonesia Persero (BNI), dan Bank Tabungan Negara Persero (BTN). Semua bank tersebut termasuk dalam kelompok anggota indeks kompas100.

Bank BTN di trimester pertama tahun 2019 telah mengakuisisi sebesar 30 persen saham PT Penanaman Nasional Madani Investmen Management (PNIM). Pembelian saham tersebut dilakukan agar bank dapat leluasa mengelola Tabungan Perumahan Rakyat yang diindikasikan senilai Rp50 triliun. Sementara bank sudah mengeluarkan dana sebanyak Rp114,3 miliar untuk membeli PNIM.

Selain itu, untuk meningkatkan imbas hasil fee based income atau FBI terhadap kinerja perusahaan, Bank BTN masih merencanakan akan membentuk 2 anak perusahaan tambahan, yaitu modal ventura dan asuransi jiwa.

Hal di atas dikemukakan oleh Direktur Resiko, Strategi, dan Kepatuhan BTN, Mahelan Prabantarikso. BTN merencanakan untuk memiliki 4 anak usaha di tahun 2010. Anak usaha tersebut, antara lain bank syariah yang merupakan peleburan dari Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan.

BTN sudah menyiapkan dana sekitar Rp2 triliun untuk melaksanakan pembelian saham beberapa perusahaan dan pembentukan anak usaha.

Rencana Bank BTN

Masih menurut Mahelan, semua rencana Bank BTN tersebut sesuai arahan Kementerian BUMN yang menginginkan peningkatan sistem digitalisasi bank dan teknologi finansial. Mahelan juga mengisyaratkan bahwa sebelum akhir semester 1 2019 atau sebelum bulan Juni, akuisisi perusahaan modal ventura sudah selesai dilakukan.

Perusahaan yang diincar oleh Bank BTN adalah PT Fintek Karya Nusantara (FInarya). Perusahaan yang mengembangkan aplikasi LinkAja milik Kementerian BUMN. Sementara untuk perusahaan asuransi jiwa yang akan diajak untuk bergabung, rencananya adalah perusahaan BUMN lain, yaitu Jiwasraya.

Sebelumnya Bank BTN bersama PT Pegadaian, PT KAI, dan PT Telkomsel sudah menjadi partner strategis dengan anak usaha Jiwasraya dengan lisensi Jiwasraya Putra. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *