Bank Indonesia Belum Menurunkan Suku Bunga

oleh
Bank Indonesia

Bank Indonesia belum memberikan tanda-tanda menurunkan suku bunga. Meskipun Bank amerika sudah memberikan sinyal tidak akan memberikan kenaikan bunga, namun hal tersebut tidak serta merta menjadikan alternatif pilihan.

Bank Indonesia pernah menurunkan suku bungan pada tahun 2016 saat suku bunga naik. Hal itu karena defisit transkasi terkendali. Keadaan saat itu mampu dilakukan oleh pemangku kebijakan karena dapat terkendali semuanya.

Baca Juga: Ekonomi Global Melambat, Pasar Keuangan membaik

Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan Bank Indonesia dalam membuat keputusan setiap rapat. Ketiga hal tersebut yaitu inflasi, CAD (current account deficit), dan arah kebijakan suku bunga.

Untuk meningkatkan ekspor maka perlu diperhatikan barang yang akan diekspor dan negara yang menjadi tujuan ekspor. Barang produksi Indonesia sangat beraneka ragam. Hasil tersebut dapat dijadikan bahan ekspor yang menjadi pilihan.

Negara Indonesia perlu memikirkan agar mengurangi import yang berlebihan. Bahan yang dapat diperoleh atau diproduksi di dalam negeri sebaiknya dimaksimalkan agar impor dapat ditekan. Dengan demikian ekonomi negara akan mendekati stabil.

Untuk bidang jasa, dapat memaksimalkan sektor wisata. Pembangungan infrasrtuktur yang lebih baik dan terus meningkat dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan manca negara. Dengan demikian devisa negara dapat meningkat.

Bank Indonesia Sebagai Mitra

Bank Indonesia menjadi mitra utama bagi pemerintah agar ekonomi tetap berjalan. Untuk itulah pemerintah selalu bersinergi dengan berbagai pihak agar kesejahteraan warga negara dapat terwujud.

Dengan banyak pertimbangan tersebut, maka Bank Indonesia tidak serta merta menurunkan bunga. Walau hal itu mungkin dilakukan, namun banyak faktor yang menjadi pertimbangannya. Mengingat peran yang sangat penting dalam roda perekonomian negara.

Baca Juga: Kontribusi BUMN: Mulai Dari Sektor Pajak Hingga Influencer

Semua keputusan dilakukan oleh bank Indonesia tentu akan berdampak pada masyarakat luas terutama sektor ekonomi. Dengan demikian maka tidak serta merta akan mengambil keputusan yang nantinya akan berdampak negatif pada masyarakat luas. Keputusan yang diambil dengan tidak memikirkan hal terburuk dapat berakibat buruk pula pada masyarakat luas.

Itulah sebabnya Bank Indonesia selalu banyak melakukan pertimbangan yang berdampak pada masyarakat luas di negara Indonesia. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *