in , , ,

Bank NTB Syariah Catat Peningkatan Realisasi KPR

Bank NTB Syariah

Bank NTB Syariah membukukan persetujuan prinsip KPR sebesar Rp173,89 miliar dari total 1.171 permohonan nasabah. Ribuan nasabah mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi melalui enam perusahaan pengembang yang mengikuti pameran properti hingga hari Minggu lalu.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo mengatakan realisasi persetujuan prinsip (pre approval) melampaui target. Yang sebelumnya sebesar Rp148,5 miliar dengan target total permohonan sebanyak 1000 orang nasabah. “Hingga penutupan pameran pada Minggu pukul 22.00 WITA, jumlah pemohon mencapai 1.203 orang. Namun 32 di antaranya tidak disetujui secara prinsip,” ujar Kukuh.

Bank NTB Syariah 2019 juga mencatatkan penambahan jumlah nasabah baru sebanyak 158 orang. Penukaran kartu debit gerbang pembayaran nasional (GPN) sebanyak 169 nasabah, aktivasi mobile banking 348 orang. Serta SMS notifikasi pada 177 nasabah.

Realisasi persetujuan prinsip tersebut menyatakan, permintaan properti terus bertambah sebagai kebutuhan pokok. “Selain itu ada juga faktor yang mendukung (realisasi persetujuan) seperti meningkatnya kesadaran milenial. Untuk memiliki rumah program satu juta rumah oleh pemerintah, hingga pesatnya pembangunan infrastruktur dan sarana transportasi,” jelas Kukuh.

Bank NTB Syariah Gelar Expo

Kegiatan Gelegar Property Expo Bank NTB Syariah merupakan media atau wadah informasi program pembiayaan perumahan. Khususnya pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Bersubsidi. Memberikan alternatif bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang mempunyai kebutuhan dalam ketersediaan pembiayaan perumahan bersubsidi.

Juga terjadi peningkatan kontribusi dalam pembangunan ekonomi NTB. Terutama untuk mempermudah inklusi masyarakat memiliki rumah sehat dan modern dengan harga bersahabat.

Kukuh berharap pameran properti Bank NTB Syariah tersebut bakal terus mendorong pertumbuhan bisnis bank yang menunjukkan tren positif. Dengan ditandai oleh pertumbuhan aset yang meningkat dari periode Desember 2018. Dari sebesar Rp7 triliun menjadi sebesar Rp8,3 triliun pada Maret serta Rp8,6 triliun pada pertengahan April 2019.

Pihak Bank NTB Syariah mengucapkan terima kasih terhadap Gubernur NTB, PPDP Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Real Estate Indonesia NTB, serta perusahaan pengembang perumahan yang menjadi mitra dalam pelaksanaan dan transaksi. Sehingga dapat memperoleh peningkatan realisasi persetujuan prinsip KPR tersebut. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Wakaf Mikro

Bank Wakaf Mikro Papua Diresmikan OJK

Bank Danamon

Bank Danamon Resmi Dimiliki Perusahaan Jepang