Bank Panin Syariah Bantah Suntikan Modal Kredit Fiktif

oleh
Bank Panin Syariah

Bank Panin Syariah membantah adanya suntikan modal dari induknya yakni PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN). Hal ini terkait masalah kredit fiktif ke SNP Finance, yang membuat bank ini butuh suntikan modal sebesar Rp1,3 triliun. Meski begitu, perseroan tetap membantah adanya suntikan modal dari induk bank.

Corporate Secretary Panin Syariah, Fathoni, mengungkapkan dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia. Fathoni berkata bahwa setoran tersebut sudah berlaku secara efektif dan selesai di tahun 2018 yang lalu. Perseroan Bank Panin telah melakukan corporate action dengan PUTHMED pada tahun lalu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuan tersebut adalah untuk memperkuat struktur permodalan bank.

Direktur Utama Panin Syariah, Herwidayatmo, sebelumnya telah mengatakan akibat dari adanya kasus kredit fiktif tersebut. Yakni, Bank Panin harus menambal modal saham sebanyak Rp1,3 triliun pada Panin Syariah.

Sedangkan terkait kasus kredit fiktif ini, tersangkanya sudah ditetapkan yaitu Direktur Utama PT Bank Panin Dubai Syariah (PBNS) yang berinisial DH. Tersangka DH telah ditetapkan oleh kepolisian pada 20 Desember 2018, dan ditahan sejak 22 Maret 2018. DH diduga telah memberikan pembiayaan pada debitur yang tidak layak pada periode 2012-2014 silam.

DH dituding melanggar pasal 63 ayat 1 serta pasal 63 ayat 2b UU 21/2008 mengenai Perbankan Syariah. Selain itu dituntut pula dengan pasal 378 KUHP, pasal 374 KUHP, dan pasal 3, pasal 5 UU 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Bank Panin Syariah Terus Diawasi OJK

Menghadapi masalah tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan akan terus memantau perkembangan kasusnya. Termasuk juga di dalamnya mengawasi Panin Syariah lebih ketat lagi. Sedangkan untuk proses hukumnya, pihak OJK juga menghormati sepenuhnya terhadap keputusan hukum.

Pada tahun lalu, Panin Syariah sudah berhasil meraup laba sampai Rp20,70 miliar. Pencapaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2017. Perseroan justru mencatat rugi bersih sampai dengan Rp969,85 miliar pada tahun 2017. Pencapaian di tahun 2018 tersebut tidak lepas dari pengurangan beban operasional yang sangat signifikan dari Bank Panin sendiri. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *