Bank Pembangunan Daerah Tak Ketinggalan Kembangkan Teknologi Digital

oleh
Bank Pembangunan Daerah

Bank Pembangunan Daerah sekarang ini nampaknya mulai serius mengembangkan teknologi digital. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah bagi para konsumen mereka. Selain itu, di era digital ini memang sudah menjadi keharusan bagi bank untuk beradaptasi supaya bisa menguasai pangsa pasar.

Salah satu Bank Pembangunan Daerah, PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk (Bank Jatim/BJTM) juga melakukan aksi serupa. Baru saja bank ini meluncurkan sistem pembayaran dengan basis QR code yang diberi nama Jatim Code. Ini sebagai bukti bahwa bank tersebut sudah menyusun roadmap digital banking.

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Satyagraha mengungkapkan bahwa peluncuran Jatim Code ini bekerja sama dengan 1.200 UMKM wanita. Jatim Code sendiri sudah diluncurkan sejak dua minggu yang lalu.

Masih ada lagi beberapa digital banking yang akan diluncurkan oleh Bank Pembangunan Daerah yang satu ini. Antara lain yaitu digital lounge dan Jatim Berdaya Card yang berbasis data UMKM secara online. Ferdian menambahkan bahwa roadmap ini termasuk juga dalam pendidikan progamer perseroan.

Untuk tahun ini, Bank Jatim telah menganggarkan belanja modal mencapai Rp275 miliar. Sebagian besar anggaran tersebut adalah untuk pengembangan teknologi. Di sisi lain, Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (BSB) juga melakukan hal yang sama. Yakni terus mengembangkan teknologi guna mendukung layanan bisnisnya.

Di tahun ini, BSB berencana meluncurkan sistem pembayaran yang juga berbasis QR Code yang diberi nama Lapaku. Namun demikian, BSB masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia terkait inovasi yang akan diluncurkan tersebut.

Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo menyatakan bahwa BSB telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp102,2 miliar. Anggaran tersebut khusus untuk pengembangan teknologi saja di tahun ini.

Selain mengembangkan QR Code, BSB juga akan mengembangkan inovasi lain. Sebut saja ATM EDC payment, e-ticketing, Tokopedia, OVO, Go-Pay, Paytren, juga BPJS ketenagakerjaan. Antonius berharap peluncuran inovasi-inovasi tersebut akan segera terealisasi dan mendongkrak laba bersih Bank Pembangunan Daerah ini di akhir tahun. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *