in , ,

Bank QNB Indonesia bersih-bersih NPL

Bank QNB Indonesia

Dalam keterbukaan informasinya, Bank QNB Indonesia telah mengakui jika perusahaan telah melakukan penjualan terhadap kredit bermasalah (non performing loan / NPL) dengan nilai sebesar Rp1,61 triliun kepada BDFK Limited.

Melalui penjualan tersebut, Bank QNB berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah menjadi 2,65 persen dan 1,79 persen dari NPL yang tercatat sebelumnya yaitu pada level 4,16 persen dan net 2,56 persen. Adapun transaksi penjualan kredit bermaslah tersebut dilakukan oleh SPV pihak ketiga yang berkantor pusat di Caymand Island.

Lebih lanjut dikatakan nantinya BDFK Limited berencana akan melakukan pembayaran atas transaksi secara tunai yaitu sebesar US$5,28 juta dan menyerahkan obligasi yang diterbitkan dengan nilai sebesar US$21,12 juta. Obligasi tersebut memiliki tenor selama lima tahun dengan tingkat bunga yaitu sebesar 4,5 persen per tahun.

Dalam keterangannya, Bank QNB Indonesia berkeyakinan tinggi terhadap BDFK Limited karena surat berharga yang diterbitkan BDFK Limited sebagai pembayaran aset dijamin oleh SBLC yang diterbitkan oleh Qatar National Bank selaku pemegang saham perusahaan.

Transaksi ini bersifat afiliasi, lantaran Qatar National Bank merupakan saham pengendali Bank QNB Indonesia dengan total kepemilikan saham sebesar 92,48 persen. Pihaknya juga bakal menerbitkan standby letter of credit (SBLC) senilai US$67,67 juta guna menjamin pembayaran obligasi yang diterbitkan oleh BDFK Limited. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

asuransi jiwa

Asuransi Jiwa Tradisional Masih Bisa Tumbuh Dobel Digit di 2019

transaksi remitansi

Dorong Transaksi Remitansi, Bank Muamalat Gandeng Al Rajhi Bank Malaysia