in

BANK SYARIAH BUMN BAKAL MERGER, INTIP 5 FAKTANYA!

bank syariah bumn
bank syariah bumn

WARTABANK.COM, Jakarta – Bank Syariah BUMN yang terdiri dari BRI Syariah, BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri dipastikan akan melakukan merger yang direncanakan prosesnya akan rampung pada Februari tahun 2021.

Kesepakatan merger tersebut ditandai dengan dilakukannya penandatanganan kesepakatan Conditional Merger Agreement. Berikut 5 fakta dari merger Bank Syariah BUMN

 

  1. TEREALISASI FEBRUARI 2020

Proses merger baru memasuki tahap awal yaitu enandatangan Conditional Merger Agreement dan masih akan melalui beberapa tahapan lagi sebelum benar-benar resmi merger.

Menurut Ketua Tim Project Management Office sekaligus sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hery Gunardi mengungkapan bahwa setelah Conditional Merger Agreement akan ada akan ada merger announcement.

Proses merger tentunya akan disampaikan perizinannya kepada regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), regulator pasar modal, dsb. Sehingga diharapkan pada Februari tahun 2021 proses legal merger rampung.

 

  1. TOTAL ASET TEMBUS Rp390 TRILIUN

Penggabungan atau merger bank syariah BUMN diharapkan terealisasi pada Februari 2021. Dengan penggabungan ini, aset bank syariah BUMN diperkirakan mencapai Rp 225 triliun dan menjadikannya sebagai bank terbesar ke-7 di Indonesia di 2021.

Hery Gunardi mengatakan jika proses legal merger Bank Syariah BUMN ini rampung pada triwulan I tahun 2021 maka dengan total aset sebesar Rp220 sampai Rp225 triliun akan menjadikan Bank Syariah BUMN sebagai bank peringkat ke 7 secara aset.

“Bank Syariah BUMN akan tembus Rp390 triliun pada tahun 2025,” tambahnya.

 

  1. DIPASTIKAN TIDAK ADA PHK KARYAWAN

Hery mengatakan tidak ada pengurangan pegawai dalam proses merger. Dia bilang, nantinya semua pegawai dipindahkan ke bank syariah yang baru dibentuk.

“Dalam proses ini tidak ada pengurangan karyawan. Seluruh karyawan nantinya dipastikan akan dipekerjakan ke bank yang baru nanti,” katanya.

 

  1. BRI SYARIAH BAKAL MENJADI SURVIVOR

Bank BRI Syariah akan menjadi survivor alias cangkang, yakni entitas yang menerima penggabungan (surviving entity). Musababnya, BRI Syariah sudah lebih dulu melantai di bursa efek ketimbang dua bank lainnya. Sebagai perusahaan terbuka, nantinya pembiayaan bank syariah diperkirakan terus bertumbuh setidaknya mencapai rata-rata laju pertumbuhan majemuk tahunan yang sebesar 15-17 persen per tahun.

 

  1. INCAR MARKET PENJUALAN SUKUS GLOBAL

Setelah proses merger rampung, Bank Syariah BUMN dipastikan akan membidik pasar dalam penjualan surat utang atau sukuk global

“Seperti global sukuk, tentu pasarnya cukup luas,” tutup Hery.

Chriestian

Written by Chriestian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pengertian asuransi

PENGERTIAN ASURANSI: TUJUAN, JENIS DAN MANFAATNYA UNTUK MASYARAKAT LUAS

PERBEDAAN KRISIS

BEDA KRISIS 1998 DENGAN KRISIS IMBAS COVID-19