Bank Wakaf Mikro Papua Diresmikan OJK

oleh
Bank Wakaf Mikro

Bank Wakaf Mikro diresmikan oleh OJK pada Senin, 29 April 2019. Otoritas Jasa Keuangan terus berusaha mengembangkan penyediaan akses keuangan bagi masyarakat kecil di seluruh daerah termasuk di Provinsi Papua.

Peresmian Bank Wakaf Mikro Honai Sejahtera Papua di Jayapura tersebut dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso. Dihadiri pula oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana, Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru. Turut hadir Pimpinan Pondok Pesantren Yaa Bunayya, KH Sholeh.

“Peluncuran BWM Jayapura ini merupakan upaya OJK untuk tidak hanya fokus pada pembiayaan nasabah besar atau korporasi. Akan tetapi juga menyasar kepada penyediaan akses keuangan masyarakat kecil yang produktif,” ujar Wimboh.

Harapannya keberadaan Bank Wakaf Mikro yang pertama di Jayapura ini, bisa menyediakan akses permodalan atau pembiayaan. Terutama bagi masyarakat yang belum terhubung dengan lembaga keuangan formal, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Lembaga jasa keuangan formal, seperti bank memiliki keterbatasan untuk menjangkau (lapisan) masyarakat bawah atau pun yang berada di daerah. Sehingga belum semua masyarakat dapat menggunakan layanan jasa keuangan secara optimal,” tambah Wimboh.

Bank Wakaf Mikro Jadi Solusi

Sejak pertama kali didirikan pada akhir tahun 2017 sampai Februari 2019, sudah 43 Bank Wakaf Mikro yang terdaftar di OJK. Tercatat BWM telah menyalurkan pembiayaan kumulatif kepada 13.552 nasabah dengan total pembiayaan sejumlah Rp16,4 miliar.

Indeks inklusi dan literasi keuangan OJK pada 2016 sebesar 67,8 persen dan 29,7 persen. Hal ini menunjukkan masyarakat masih sulit untuk memperoleh pinjaman sebab tidak memiliki agunan untuk modal usaha. Sehingga kelompok masyarakat ini sering terbelit dalam jerat rentenir.

“Bank Wakaf Mikro diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang terkendala dengan agunan atau jaminan pinjaman. Seperti ketika mengajukan pinjaman ke perbankan atau lembaga keuangan formal lainnya, sehingga diharapkan dapat memajukan perekonomian masyarakat,” jelas Wimboh.

Skema pembiayaan melalui BWM yakni pembiayaan tanpa bunga dan hanya dikenakan biaya administrasi 3 persen per tahun. Lebih mudah karena dokumen administrasi hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga. Selain itu juga disediakan pelatihan dan pendampingan bagi pengguna.

Salah satu nasabah Bank Wakaf Mikro Honai Sejahtera Papua, Wiwik mengatakan dirinya merasakan manfaat yang besar dengan pembiayaan dari BWM. Sebab sangat membantu usaha penjualan kue kering dan gado-gado yang telah dirintisnya selama ini. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *