BNI Tinggalkan WeChat dan Alipay

oleh
WeChat dan Alipay

WARTABANK.COM, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk kini telah resmi melepas WeChat dan Alipay dan menunda wacana kerjasama yang sempat dijajaki, lalu lebih memilih LinkAja untuk dijadikan sistem pembayaran di Indonesia.

Hal ini dikarenakan BNI ingin fokus dalam pengembangan fintech yang dimiliki peursahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Padahal diketahui sebelumnya BNI sempat menjajaki kerja sama dengan WeChat dan Alipay.

Kerjasama yang dijajaki tersebut bertujuan untuk merealisasikan masuknya dua dompet digital asal China dalam sistem pembayaran di BNI.

Hanya saja hal tersebut diurungkan. Sebab menurut Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni, pihaknya menunda rencana tersebut karena kehadiran LinkAja.

Pihaknya ingin terfokus dalam pengembangan fintech perusahaan sesama pelat merah tersebut sehingga dapat berkembang lebih cepat.

“Saat ini memang kita belum. Namun waktu lalu kita pernah coba pilot (proyek percontohan), nah untuk sementara ini kita masih fokus untuk ikut serta kembangkan linkAja,” katanya di Gedung DPR RI, Selasa (26/11).

Dalam hal ini Baiquni juga tak memastikan terkait bagaimana kelanjutan kerja sama kedepannya dengan WeChat dan Alipay.

Hanya saja menurutnya, pihaknya saat ini bersama dengan dengan anggota himbara lainnya akan fokus pengembangan linkAja.

“Kerja sama dulu dijajaki karena kita (BUMN) belum punya linkaja,” terangnya.

Diketahui sebelumnya selain BNI yang jajaki kerja sama dengan Wechat dan Alipay, juga dilakukan bank lainnya seperti BRI, BCA dan Bank Mandiri.

Di dalam kerja sama tersebut harapannya bisa terjalin kerja sama dalam sistem pembayaran. Sementara Bank buku IV akan bertindak sebagai acquiring bank.
Untuk konsep kerja sama yang coba dibangun dalam hal ini adalah untuk melayani turis China yang masuk ke Indonesia.

Hanya saja memang, Alipay dan WeChat Pay yang notabene perusahaan elektronik raksasa asal Cina ini belum dapat mengerjakan nasabah asal Indonesia secara langsung.

Hal ini dikarenakan adanya kewajiban dari Bank Indonesia untuk bekerja sama dengan perbankan nasional buku IV dalam negeri untuk dapat beroperasi. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *