in , ,

BTPN Syariah Cetak Kinerja Positif

BTPN Syariah

BTPN Syariah / PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang tahun 2018 dengan mengantongi laba bersih setelah pajak yang mencapai Rp965 miliar.

Perolehan laba bersih tersebut mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu tumbuh sebesar 44 persen dibandingkan torehan laba bersih pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp670 miliar.

Baca Juga: Kredit Modal Kerja BNI Tumbuh Double Digit

Selain laba bersih, sepanjang tahun 2018 perusahaan juga mencatat pertumbuhan pembiayaan yang mencapai Rp7,27 triliun. Angka tersebut mengalami pertumbuhan 20,2 persen dibandingkan penyaluran pembiayaan pada tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp5,05 triliun.

Keberhasilan BTPN Syariah mengukir pertumbuhan pada sektor pembiayaan, juga diikuti dengan keberhasilan dalam menjaga rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang berada di level 1,39 persen.

NASABAH PRASEJAHTERA BTPN SYARIAH

Untuk kinerja aset, BTPN Syariah berhasil mencatat total aset yang sebesar Rp12,03 triliun atau tumbuh sebesar 31,5 persen dibanding total aset pada periode tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp9,15 triliun.

Adapun kenaikan total aset yang signifikan tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor antara lain yaitu adanya aksi korporasi initial public offering (IPO) pada pertengahan tahun 2018.

Selain itu, untuk perolehan dana pihak ketiga (DPK), perbankan berhasil menghimpun dana sebesar Rp7,61 triliun atau tumbuh 16,3 persen dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp5,54 persen.

Dampak dari kinerja positif tersebut, perusahaan mencatat rasio rasio pembiayaan terhadap DPK financing to deposit ratio (FDR) berada pada level 95,6 persen. Sementara itu atau capital adequacy ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal berhasil terjaga pada level 40,9 persen.

Baca Juga: Kredit Konstruksi Bank Mandiri Ditargetkan Tumbuh

Atas kinerja positif tersebut, Direktur Utama BTPN Syariah, Ratih Rachmawaty menyatakan rasa bersyukurnya meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi ke depan.

“Terdapat faktor lain yang turut berkontribusi terhadap perubahan positif yang terjadi pada nasabah prasejahtera BTPN Syariah dan akan terus menjadi motivasi kami ke depannya,” tutup Ratih. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DBS Group

DBS Group : Sektor Konsumsi Asia Tenggara Membaik

BPD Jatim

BPD Jatim Bukukan Pertumbuhan Laba 8,71 Persen