in , ,

Dana Haji BNI Syariah Capai Rp2,1 Triliun

Dana Haji

Dana Haji PT Bank BNI Syariah / BNI Syariah sepanjang tahun 2018 berhasil menghimpun dana dari nasabah sebesar Rp2,1 triliun.

Menurut Direktur Bisnis BNI Syariah Dhias Widhiyati, sepanjang tahun 2018 dari total dana haji yang dihimpun tersebut BNI Syariah telah berhasil mengantongi sebanyak 84.000 orang calon jamaah haji.

Baca Juga: Transaksi uang elektronik Tembus Rp5,19 Triliun

“Jumlah yang mendaftar setoran awal Biaya Ibadah Penyelenggaraan Haji (BPIH) melalui BNI Syariah sudah mencapai 84.000 jemaah dengan total dana haji terhimpun sebesar Rp2,1 triliun,” terang Dhias.

Lebih lanjut Dhias mengatakan jika pada tahun 2019 ini BNI Syariah membidik dapat meraih sejumlah 100.000 orang calon jamaah yang mendaftar melalui BNI Syariah.

“Tahun ini kami targetkan sebanyak 100.000 orang calon jamaah yang mendaftar,” ujarnya.

Apabila diasumsikan setoran penuh BPIH mencapai Rp25 juta, berarti BNI Syariah memiliki target untuk mengumpulkan dana dari nasabahnya sebesar Rp25 triliun.

Baca Juga: Transaksi E-Money Ditargetkan Tumbuh

Sebagai informasi bahwa sebelumnya Ketua Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menyebut sepanjang tahun 2018 lalu, BPKH berhasil mengumpulkan dana haji mencapai Rp110 triliun, yang berasal dari setoran awal senilai Rp107 triliun serta dana abadi umat senilai Rp3 triliun.

Adapun dana tersebut mengalami kenaikan sebesar 10 persen (year on year) apabila dibandingkan tahun 2017 dengan total hanya sebesar Rp100 triliun. Untuk tahun 2019 ini setidaknya BPKH menargetkan dapat menghimpun dana haji mencapai Rp120 triliun. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

transaksi uang elektronik

Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp5,19 Triliun