in , ,

DHL e-Commerce Luncurkan Cross Border Cash on Delivery

DHL e-Commerce

DHL e-Commerce terus melakukan inovasi dalam upaya peningkatan pelayanan. Uang tunai masih menjadi raja di Asia Tenggara, dengan lebih dari 73% penduduk masih belum memiliki rekening bank dan tidak dapat diakses oleh ritel e-commerce karena mereka tidak memiliki akses ke kartu kredit atau layanan internet banking.

DHL eCommerce, divisi dari Deutsche Post DHL Group, meluncurkan layanan Cross Border Cash-on-Delivery (COD) untuk memungkinkan konsumen membayar pembelian internasional secara tunai. COD tersedia sebagai layanan bernilai tambah dari produk Parcel International Direct DHL, khusus untuk penjual yang berbasis di China dan Australia yang dikirimkan ke konsumen di Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Uang tunai yang dikumpulkan akan dikirimkan ke rekening bank lokal di tempat tujuan atau di negara penagihan berdasarkan mata uang tujuan lokal. Pengiriman uang akan dilakukan ke penjual setiap dua minggu dan pelacakan visibilitas status COD tersedia di portal DHL.

Charles Brewer, CEO DHL eCommerce mengatakan, meskipun adopsi kartu kredit tumbuh di Asia Tenggara, tingkat penetrasi kartu kredit yang rendah telah memaksa peritel e-commerce untuk menawarkan metode pembayaran alternatif, seperti pembayaran tunai pada pengiriman, pembayaran digital dan dalam beberapa kasus membayar di dalam toko.

“Tingkat penetrasi Ini membuka potensi besar dengan menjangkau kelompok baru dari konsumen yang tidak memiliki rekening bank dan juga memenuhi kebutuhan konsumen yang lebih memilih untuk membayar tunai,” kata Charles dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, China dan Australia adalah pasar ekspor e-commerce besar dan produk DHL Parcel International Direct memberikan akses langsung ke pasar permintaan tinggi dengan waktu transit yang sangat baik dari 3-5 hari kerja dengan harga pengiriman yang ekonomis.

“Dengan jaringan pengiriman domestik kami yang sepenuhnya dimiliki oleh Malaysia, Thailand, dan Vietnam, kami dapat memberikan tepat waktu dengan fitur yang aman seperti pengiriman uang tunai. ” ujarnya

Agar penjual di China dan Australia dapat memanfaatkan peluang e-commerce lintas batas, DHL eCommerce memungkinkan pengiriman internasional ekonomis dengan berbagai fitur e-commerce. Ini termasuk layanan pick up paket, integrasi TI yang mudah dari inventaris penjual ke dalam proses pengiriman DHL, pelacakan end-to-end, distribusi dinamis, dan manajemen pengembalian. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT Lintas Marga Sedaya

Bank Swasta dan Negara Gelontorkan Rp8 Triliun untuk PT Lintas Marga Sedaya

Singapore Airlines

Singapore Airlines dan Alibaba Group Kerja Sama Transaksi Pembayaran Digital