in , ,

Dompet Digital Ancam DPK Bank, Begini Komentar LPS

Dompet digital

Dompet digital kian marak digunakan oleh masyarakat. Ini membuat DPK Bank agak ketar-ketir karena takut masyarakat akan beralih pada platform digital tersebut. Menanggapi hal itu, LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) memberikan komentarnya.

Mereka menilai bahwa aliran dana yang berasal dari Perbankan dan masuk ke platform digital seperti OVO dan Go-Pay bukanlah ancaman. Hal ini tidak akan berpengaruh buruk bagi bisnis Dana Pihak Ketiga Perbankan (DPK) juga untuk likuiditas bank.

Baca Juga: Pinjaman Online jadi Inovasi Incaran Perbankan

Itu dijelaskan oleh Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Destry Damayanti. Ia menilai bahwa transaksi yang terjadi antara dana bank ke platform dompet digital masih sangat kecil. Menurutnya, nilai dan volume transaksinya belum terlalu besar sehingga itu bukan menjadi sebuah ancaman.

Ia menuturkan bahwa pihak LPS belum melihat hal tersebut sebagai sebuah persaingan atau ancaman. Karena, pada akhirnya dana yang tersalur pada OVO mau pun Go-Pay juga diharuskan untuk disimpan di bank.

Menurutnya, platform dompet digital saat ini memang sedang berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Namun, dirinya menilai bahwa perkembangan tersebut justru akan membantu dan menguntungkan platform juga bank.

DOMPET DIGITAL DORONG INKLUSI KEUANGAN

Lebih lanjut Destry melihat bahwa dengan adanya platform digital semacam itu, nantinya akan mendorong inklusi keuangan. Hal ini berkaitan dengan penggunaan platform digital yang akan mengharuskan masyarakat untuk membuat akun bank.

Ia menegaskan bahwa dana yang masuk dalam dompet digital juga berasal dari bank dan akan kembali ke bank. Platform digital seperti ini memang sangat memudahkan, terutama bagi orang yang sibuk dan tidak sempat meluangkan waktu ke bank.

Baca Juga: KUR BRI Mudah Saja, ini Persyaratannya!

Jika untuk membuka rekening biasa diharuskan ke bank untuk segala prosesnya, melalui platform ini masyarakat jadi tidak repot lagi. Mereka hanya tinggal masuk, mendownload, lalu memasukkan dananya.

Dana inilah yang disebut Destry berasal dari bank dan akan kembali juga ke bank. Jadi, DPK bank memang seharusnya tidak mengkhawatirkan adanya dompet digital sebagai ancaman yang serius untuk perputaran bisnisnya. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Permata

Bank Permata Ditawar Mandiri, Kepala Riset: Terlalu Banyak Spekulasi

Ekonomi indonesia

Ekonomi Indonesia Berprospek Tumbuh Berkelanjutan