DP Rumah Pertama 0% Berpotensi Tingkatkan Risiko Kredit

oleh

Bank Indonesia (BI) segera melakukan relaksasi terkait aturan Loan To Value (LTV). Dalam draft aturan itu disebut terdapat opsi uang muka (DP) untuk rumah yang pertama bisa 0%. Adapun fasilitas pada rumah pertama tidak diatur, baru pada rumah kedua, ketiga dan seterusnya LTV akan berada pada kisaran 80-90%.

Menurut Direktur Retail Banking BNI, Tambok Simanjuntak kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan rasio kredit perbankan. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan mitgasi secara selektif dalam berekspansi pada nasabah payroll.

Ekspansi nasabah property, imbuhnya, akan dilakukan ke profesi seperti TNI/POLRI/BUMN/PNS serta perusahaan swasta nasional. Saat ini, imbuh Tambok, BNI memiliki KPR Griya.

“Produk ini fokus terhadap pembiayaan rumah yang pertama dengan ticket size sebesar Rp500 juta. Permintaannya sangat tinggi dan NPL nya pun rendah,: ujarnya.

Adapun untuk pembiayaan rumah secara inden, BNI melakukannya secara selektif dan fokus pada nasabah yang telah ada.

“BNI juga membidik pengembang ternama pada wilayah masing-masing,” tutupnya. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *