in , ,

Ekonomi Melambat, Bank BUMN Tetap Berlari Kencang

Bank BUMN

Bank BUMN berhasil menorehkan kinerja yang gemilang sepanjang tahun 2018. Meskipun kondisi ekonomi cenderung kurang menguntungkan, namun seolah tidak berdampak besar terhadap performa bank-bank BUMN sepanjang tahun 2018. Di tahun 2019, bank-bank pelat merah ini optimis mampu mencetak kinerja yang lebih baik di tengah ketidakpastian perekonomian global yang diprediksi masih akan terus berlanjut.

Kondisi perekonomian yang cenderung melambat sepanjang tahun lalu tentunya berdampak kurang baik terhadap suatu industri, tidak terkecuali sektor perbankan. namun di tengah situasi sulit tersebut, bank-bank milik pemerintah masih memiliki performa yang oke dengan berhasil membukukan laba yang fantastis.

Tengok saja kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) / BRI yang berhasil mencetak laba bersih Rp23.5 triliun pada kuartal III-2018. Angka ini tumbuh 14,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp20.5 triliun, dimana laba tersebut berhasil diraih bank berkode saham BBRI tersebut melalui penyaluran kredit yang tumbuh di atas rata-rata industri.

Adapun BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp808.9 triliun atau naik 16,5% dibandingkan periode September 2017 sebesar Rp694.2 triliun. Bahkan meskipun masih dalam tahap audit, BRI optimistis laba bersih sepanjang tahun 2018 mencapai Rp31.94 triliun atau tumbuh 10% dibandingkan dengan kinerja sepanjang tahun 2017 yaitu sebesar Rp29.04 triliun. Sementara pertumbuhan kredit BRI sepanjang 2018 dapat mencapai 14%.

Kemudian Bank Mandiri yang juga berhasil meraih kinerja fantastis. Bank yang dipimpin oleh Kartika Wirjoartmojo sebagai Direktur Utama tersebut, sampai triwulan III/2018 berhasil mengantongi laba bersih setidaknya sebesar Rp18.1 triliun atau meningkat 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp15.069 triliun.

Adapun raihan laba bersih tersebut ditopang oleh penyaluran kredit yang tumbuh 13,8% menjadi Rp781 triliun. Keberhasilan ini karena Bank mandiri berorientasi pada pencapaian nilai tambah di mana portofolio sektor produktif mencapai 77,5% dari total kredit dan sisanya 22,5% sektor konsumtif.

Tak mau kalah! BNI juga memamerkan kinerjanya dengan menorehkan laba bersih sebesar Rp11.44 triliun pada kuartal III-2018 atau tumbuh 12,6% dibandingkan laba di periode yang sama tahun lalu yaitu Rp10.16 triliun. BNI mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar Rp65.64 triliun atau meningkat 15,6% dari posisi Rp421.41 triliun pada Kuartal III/2017 menjadi Rp487.04 triliun pada Kuartal III/2018.

Adapun pertumbuhan tersebut dikontribusi oleh kredit pada Bisnis Korporasi yang meningkat 18,5% (YoY), terutama kontribusi dari industri Manufaktur, Perdagangan, Restoran & Hotel, serta Konstruksi.

Dan yang terakhir adalah Bank Tabungan Negara / BTN yang juga berhasil melesatkan kinerja positif sampai triwulan III/2018 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2.23 triliun, dimana torehan laba tersebut meningkat 11,51% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2 triliun. Adapun kinerja kredit berhasil tumbuh di atas rata-rata industri yaitu sebesar 12,12%. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Operasional BCA

Catat!Jadwal Operasional BCA Saat Natal Dan Tahun Baru

BRI siapkan uang tunai

Jelang Natal dan Tahun Baru BRI Siapkan Uang Tunai Rp49,2 Triliun