Ekspansi Pembiayaan Perumahan Dipacu Perbankan Syariah

oleh
Ekspansi pembiayaan

Ekspansi pembiayaan perumahan dipacu oleh perbankan syariah di luar Pulau Jawa, khususnya wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur. PT Bank BNI Syariah dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk sama-sama meluncurkan produk baru dalam memudahkan memiliki hunian.

Dalam event Expo Perbankan Syariah “iB Vaganza Balikpapan” yang diselenggarakan pada akhir pekan lalu, BNI Syariah meluncurkan program Tunjuk Rumah. Direktur Kepatuhan & Risiko BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi menjelaskan tujuannya. Ekspansi pembiayaan perumahan tersebut agar masyarakat dapat memiliki hunian cepat dan mudah melalui BNI Griya iB Hasanah.

“Dengan program tersebut, BNI Syariah berharap dapat mengoptimalkan pembiayaan konsumer. Serta akan memberikan benefit lebih kepada nasabah payroll,” ujar Tribuana Tunggadewi.

Sebelum memacu ekspansi pembiayaan perumahan ini, BNI Syariah telah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) bersama PT Jaya Sejahtera Borneo. Dalam program Tunjuk Rumah bakal dikembangkan proyek Perumahan Kartika Jala Regency, Jl. Soekarno Hatta, Karang Joang Balikpapan.

Dalam ekspansi pembiayaan perumahan Produk BNI Griya iB Hasanah ini mempunyai beberapa kelebihan. Yaitu proses yang cepat dan mudah, harga jual yang kompetitif. Juga bebas biaya administrasi, bebas memilih angsuran tetap atau ringan di muka, bebas biaya provisi, dan bebas denda.

“Potensi pembiayaan program ini sebesar Rp400 miliar dengan total 2.586 unit. Dengan harga per unit berkisar sekitar Rp225 juta,” jelas Tribuana Tunggadewi.

Sedangkan, Bank Danamon Syariah merilis produk ekspansi pembiayaan perumahan syariah dengan akad MMQ (musyarakah mutanaqisah) atau akad modal bersama. Produk tersebut bisa digunakan untuk pembiayaan berbagai properti.

Seperti properti inden, pembiayaan kavling siap bangun, rumah, ruko (rukan) baru maupun second, serta pembiayaan multiguna. Selain itu juga dapat digunakan untuk pembiayaan refinancing atau take over.

Direktur Syariah Bank Danamon, Herry Hykmanto menerangkan, akad MMQ adalah ekspansi pembiayaan perumahan dengan skema kerja sama modal dalam pembelian properti. Pendapatan dari kerja sama tersebut akan dibagi hasilkan kepada para nasabah untuk membeli porsi modal bank secara bertahap. Dengan meningkatnya kuota modal nasabah hingga mencapai 100 persen di akhir jangka pembiayaan, properti tersebut akan menjadi hak milik nasabah seutuhnya. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *