in ,

Insentif PPN Diperpanjang, Bank Permata Target KPR 30 Persen

Insentif PPN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Insentif PPN atau Pajak Pertambahan Nilai akan kembali disalurkan oleh regulator dan pemerintah pada sektor properti.

Penyaluran insentif PPN ini dilakukan guna mendorong penjualan KPR tetap tumbuh di tengah pandemi.

Dengan kebijakan insentif PPN ini, PT Bank Permata Tbk (BNLI) optimistis penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) akan mengalami pertumbuhan.

Pasalnya, insentif yang didapat oleh calon pembeli KPR yaitu berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai untuk pembelian hunian sampai harga Rp2 miliar.

Sementara untuk rumah dengan harga Rp2 miliar hingga RP5 miliar akan mendapat diskon PPN hingga 50 persen.

Pihak Bank Permata pun menyambut baik kebijakan tersebut dan diharapkan dapat mendorong pembelian properti.

Diketahui, kebijakan insentif PPN ini awalnya ditetapkan hanya sampai batas Agustus 2021, namun diperpanjang hingga Desember mendatang.

“Dengan insentif PPN ini, kami memperkirakan penyaluran KPR di tahun ini bisa meningkat sebesar 20 persen hingga 30 persen. Karena perpanjangan insentif pajak ini bisa menarik minat masyarakat untuk memenuhi kebuthan rumah, terlebih di masa pandemi,” ujar Direktur Retail Banking Bank Permata, Djumariah Tenteram, Jumat (13/8/2021).

Djumariah menilai, insentif PPN tak hanya berdampak baik bagi para pembeli rumah, tapi pihak developer juga akan berusaha menyelesaikan pembangunan rumah serta infrastrukturnya dengan cepat.

Untuk kami, pihak Bank Permata pun mendukung kebijakan ini karena berdampak positif dalam pembiayaan KPR.

Menurutnya, Insentif PPN telah terbukti menjadi salah satu pendorong pertumbuhan KPR pada semester I dari Januari hingga Juli 2021.

Adapun sisa pinjaman (outstanding) KPR Bank Permata pada semester I 2021 tumbuh signifikan hingga 20 persen secara tahunan (YoY) dengan nilai rata-rata ticket size KPR Rp800 juta.

Dengan kerjasama yang baik dengan pihak pengembang, Djumariah yakin insentif PPN akan mendukung penjualan KPR Permata.

Sebab risiko kredit juga kecil karena insentif PPN ini hanya diberikan pada pembelian rumah KPR yang sudah dibangun atau ready stock, dan dokumennya juga sudah lengkap.

Untuk diketahui, aturan perpanjangan insentif PPN ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 103/PMK/010/2021.

Aturan ini menjadi pengganti menggantikan peraturan sebelumnya yaitu PMK No. 21/PMK.010/2021 yang menyebutkan diskon PPN hingga Agustus.

Dengan perpanjangan diskon PPN hingga akhir tahun, maka PPN Ditanggung Pemerintah untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penyaluran BSU

Penyaluran BSU Melalui Bank Himbara, Bagaimana Jika Belum Punya?

Aturan Bank Digital

Aturan Bank Digital Akan Dikeluarkan OJK Pekan Depan