Investasi & Restrukturisasi Menggerus Laba BTPN

oleh

Sepanjang tahun 2017 PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mencatat laba bersih (setelah pajak) sebesar Rp1.2 Triliun atau mengalami penurunan 30% apabila dibandingkan raihan laba tahun 2016 (year-on-year y-o-y) yaitu sebesar Rp1.75 Triliun.

Baca Juga : Laba Bersih Danamon Tumbuh 38%

Menurut Direktur Utama BTPN Jerry Ng, hal tersebut terjadi karena adanya proses restrukturisasi di internal perbankan serta gencarnya investasi perbankan di sektor digital.

Kinerja BTPN sejatinya mengalami kenaikan, hanya karena adanya investasi terhadap platfom digital serta restrukturisasi internal membuat kinerja kami mengalami penurunan,” jelasnya.

Seperti diketahui bahwa sepanjang 2017 BTPN telah menggelontorkan dana investasi perbankan untuk pengembangan platfom digitalnya yakni BTPN Wow! dan Jenius sebesar Rp832 miliar. Nilai tersebut mengalami peningkatan 36% jika dibandingkan tahun 2016 yaitu Rp661 Miliar.

Baca Juga : 68 Tahun BTN Salurkan Kredit Rp437 Triliun

Total pendanaan (funding) BTPN tercatat mengalami peningkatan 4% yaitu menjadi Rp76.5 Triliun dibandingkan sebelumnya yaitu Rp73.3 Triliun. Dari raihan jumlah tersebut tercatat DPK (Dana Pihak Ketiga) juga mengalami pertumbuhan sebesar 3% yaitu menjadi RP67.9 Triliun dimana tercatat pada sebelumnya Rp66.2 Triliun.

Sementara itu dari pertumbuhan aset, BTPN mengalami peningktan 5% yaitu menjadi Rp95.5 Triliun jika dibandingkan tahun 2016 yang tercatat hanya Rp91.4 Triliun. Rasio Kecukupan Modal BTPN pun terjaga pada level 24,6%. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *