in ,

Kala Investor Berbondong-bondong Ingin akuisisi Bank

Investor

WARTABANK.COM, Jakarta – Investor mulai ramai ingin melakukan penjajakan dalam upaya mengambil alih sejumlah perbankan di Indonesia.

Dimana hal ini diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengaku menerima sejumlah tawaran untuk mengakuisisi bank di tanah air.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, Heru Kristiyana saat ini perbankan di tanah air tengah didorong melakukan konsolidasi.

“Adanya regulasi terkait permodalan dimana bank harus memiliki modal minimum Rp3 triliun pada akhir 2022 dan di akhir tahun 2021 ini setidaknya harus terpenuhi minimum Rp2 triliun,” jelas Heru.

Berdasarkan laporan keuangan September 2020, setidaknya untuk saat ini terdapat sekitar 27 bank memiliki modal inti di bawah Rp2 triliun.

“Dan juga ditambah dengan Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I yang sudah memenuhi modal inti Rp1 triliun akhir 2020,” tambah Heru.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ketertarikan para investor karena margin bunga bersih perbankan Indonesia masih relatif cukup tinggi yaitu berada pada kisaran 4 persen.

“Kami tentu akan terus melakukan analisis lebih jauh atas minat para investor,” ujarnya.

“Tentunya sebuah bank tidak bisa dimiliki oleh pemilik yang tidak punya visi karena pemilik harus punya visi yang baik, berkomitmen kuat untuk membuat bank berdaya saing dan mendorong ekonomi nasional. Oleh karena itu, kami akan terus mencermati terkait soal izin. Investor harus punya visi yang baik, berkomitmen kuat untuk membuat bank berdaya saing dan mendorong ekonomi nasional,” jelas Heru (18/02).[]

Written by Agus Dilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

uang

Uang Elektronik untuk Segala Kebutuhan

Sukses Pegadaian

Sukses Pegadaian Hadirkan Beragam Program Dorong Kinerja Bisnis