in ,

Kinerja Bank Capital Indonesia, Laba Tumbuh 574 Persen

Kinerja Bank Capital

WARTABANK.COM, Jakarta – Kinerja Bank Capital Indonesia dari perolehan laba berhasil tumbuh gemilang sepanjang tahun kinerja 2020. Dimana Bank berkode saham BACA berhasil membukukan laba sebesar Rp107,08 miliar.

Adapun perolehan laba tersebut mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu sebesar 574 persen (year on year / yoy) dibanding perolehan laba tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp15,88 miliar.

Meskipun Kinerja Bank Capital Indonesia dari perolehan laba tumbuh, namun kinerja kredit di tahun 2020 justru mengalamai tekanan sebesar 34,05 persen dari Rp6,43 triliun menjadi Rp9,75 triliun.

Kemudian dari perolehan dana pihak ketiga atau DPK yang mengalami pertumbuhan meskipun sangat tipis yaitu sebesar 1,61 persen dari Rp16,1 triliun menjadi Rp16,36 triliun.

Menurut ujar Direktur Utama Bank Capital, Wahyu Dwi Aji, kinerja Bank Capital Indonesia sepanjang tahun lalu banyak terpengaruh dari transformasi digital yang dijalankan perbankan.

“Karena melakukan transformasi digital, sehingga berdampak terhadap penyelesaian kredit yang mengalami penurunan. Tahun ini penyaluran kredit yang akan kami salurkan secara digital,” tambah Wahyu.

Sementara itu kinerja Bank Capital Indonesia secara aset berhasil tumbuh meskipun tipis yaitu sebesar 1,65 persen dari Rp19,96 triliun di tahun 2019 menjadi Rp20,29 triliun di tahun 2020.

“Kami pun mencatat ROA yang naik dari 0,13 persen di 2019 menjadi 0,76 persen pada tahun 2020,” ujar Wahyu.

Untuk rasio keuangan, jelas Wahyu, adalah CAR yang naik dari 12,67 persen di tahun 2019 menjadi 18,87 persen di tahun 2020.

Sementara itu, ROE juga mengalami peningkatan dari 1,2 peersen di tahun 2019 menjadi 7,91 persen di tahun 2020.

Lebih lanjut, Wahyu menerangkan juga BOPO berada pada level 98,69 persen atau mengalami kenaikan yang tipis dibandingkan tahun 2019 di level 98,12 persen.

“Untuk LDR kami mengalami penurunan yang sangat signifikan dari 60,55 persen di tahun 2019 menjadi 39,33 persen di tahun 2020. NIM pun terlihat juga mengalami tekanan dari 3,50 persen di tahun 2019 menjadi 1,37 persen di tahun 2020,” tutup Wahyu. []

Eko Prasetyo

Written by Eko Prasetyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekspansi sektor perumahan

Ekspansi Sektor Perumahan Bagi Ekonomi, Ini Kata Bank BTN

Transaksi kartu kredit

Transaksi kartu kredit BRI ditargetkan Tumbuh Double Digit di 2021