Bisnis Gesek Kartu Kredit Katrol Kinerja Bank Mega

oleh

Sepanjang tahun buku 2017, PT Bank Mega Tbk atau Bank Mega berhasil menorehkan kinerja positif dengan mencatat laba bersih sebesar Rp1.3 Triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 12,26% (year on year / y-o-y).

Baca Juga : Setelah Merugi Akhirnya PermataBank Berhasil Cetak Laba

Adapun terdapat 3 faktor yang mendorong terciptanya laba bersih tersebut. Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib, menyebut 3 faktor tersebut adalah adanya kenaikan pendapatan bunga bersih dimana bunga bersih perbankan mengalami kenaikan sebesar 0,6% (y-o-y) atau menjadi Rp3.51 Triliun.

Faktor kedua yaitu fee based income yang juga mengalami pertumbuhan sebesar Rp2.1 Triliun. Menurut Kostaman, Adalah lini bisnis kartu kredit yang menjadi penopang utama dalam pertumbuhan fee based income tersebut, dengan volume transaksi yang tercatat sebesar Rp29.5 Triliun.

Baca Juga : Bank Mandiri Terus Pacu Pertumbuhan KPR

Faktor ketiga yaitu adanya penurunan CKPN atau Cadangan Kerugian Penurunan Nilai karena terjadi perbaikan pada aset-aset produktif perbankan. oleh karenanya, atas sejumlah perbaikan tersebut total aset Bank Mega mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu menjadi Rp82.3 Triliun atu tumbuh 16,68% (y-o-y). []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *