in ,

Kinerja Positif bank bjb di Tengah Pandemi

Kinerja positif

WARTABANK.COM, Jakarta – Kinerja positif berhasil dilesatkan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (bank bjb) meskipun ekonomi mengalami krisis akibat pandemi covid-19.

Setelah berhasil mencetak kinerja yang gemilang di tahun 2020, bank bjb terus melanjutkan tren kinerja positif nya di triwulan I tahun 2021, dengan membukukanlaba bersih sebesar Rp481 miliar atau tumbuh 15,2 persen secara year on year (yoy)

Kinerja positif tersebut juga terlihat pada kinerja aset perseroan yang berhasil tumbuh 16,7 persen (yoy) atau sebesar Rp143,6 triliun.

Angka pertumbuhan tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang tumbuh pada kisaran 7,4 persen, serta dari kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang tumbuh 9,60 persen.

Kinerja yang positif juga tercermin dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang berhasil terjaga dengan baik.

Pada triwulan I/2021 bank bjb mencatat pertumbuhan DPK sebesar 17,9 persen yaitu sebesar Rp110,6 triliun.

Kinerja kredit bank bjb yang merupakan ujung tombak utama pendapatan perseroan juga berhasil tumbuh 10,3 persen atau sebesar Rp91,2 triliun.

Adapun penopang pertumbuhan kredit tersebut berasal dari segmen Kredit UMKM, Konsumer, Komersial serta KPR bank bjb.

Bank bjb juga berhasil menekan angka NPL pada level 1,4 persen, dimana angka tersebut jauh di bawah rata-rata industri nasional yang sebesar 3,17 persen serta kelompok Bank Pembangunan Daerah yaitu 2,88 persen.

Dalam paparan Analyst meeting bank bjb, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengungkapkan kinerja positif yang berhasil dilesatkan mencerminkan kekuatan kinerja bank bjb untuk terus berlanjut di masa pemulihan ekonomi.

Bank bjb, lanjut Yuddy, mampu menerapkan strategi bisnis yang telah teruji dan mampu melewati melampau berbagai kondisi krisis.

“Langkah-langkah untuk menopang laju pertumbuhan bisnis telah kami persiapkan sebagai modal untuk menghadapi berbagai situasi. Seluruh aktivitas bisnis yang kami jalani senantiasa selaras dengan semangat peningkatan kualitas pelayanan. Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalisasi potensi pertumbuhan usaha disamping juga mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah hingga percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional,” tutup Yuddy. []

Written by Gunadi Witjaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kinerja BNI

Kinerja BNI, Bukukan Laba Bersih Rp2,39 triliun

KUR Bank Sinarmas

KUR Bank Sinarmas Siap Mengalir Rp1,25 Triliun