in ,

KPR Bank Mandiri Bukukan Kinerja Positif, Maret 2022 Tembus Rp46,7 Triliun!

KPR Bank Mandiri

WARTABANK.COM, Jakarta – KPR Bank Mandiri terus mengalami pertumbuhan yang positif sejak awal tahun 2022.

Tercatat hingga bulan Maret, nilai KPR Bank Mandiri yang tersalur ke konsumen sudah mencapai Rp46,7 triliun dan tumbuh 7,6 persen secara tahunan (YoY).

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi AS Aturridha menyebut hasil positif ini merupakan dampak dari tingkat konsumsi masyarakat yang sudah mulai bergerak naik.

Untuk itu, pihak Bank Mandiri optimis pertumbuhan KPR Bank Mandiri akan terus meningkat sepanjang 2022 sejalan dengan tren pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Agar pertumbuhannya semakin optimal, kami sudah memiliki beragam strategi. Salah satunya program kampanye Pulang Ke Rumah untuk meningkatkan kepedulian warga agar segera punya rumah dan menjadi ajang edukasi bagi kalangan milenial,” kata dia.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah dengan aplikasi RiKu (Rumah Idamanku).

Menurut Rudi, masyarakat yang ingin punya rumah bisa memanfaatkan aplikasi ini sebagai solusi yang menyediakan layanan yang mudah, cepat dan andal.

Bank BUMN juga rutin memberikan program promosi bagi nasabah, yang terbaru dengan menggelar Mandiri Festival Properti.

“Kita adakan Virtual Expo pada 1 April hingga 30 Juni nanti, di acara ini ada banyak penawaran promo dengan bunga fix mulai dari 3,63 persen selama 3 tahun,” jelasnya.

TUMBUH 8 PERSEN DI AKHIR 2022

Terpisah, EVP Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo mengatakan di tahun 2022, perseroan menargetkan KPR Bank Mandiri tumbuh di kisaran 7 sampai 8 persen.

Untuk capaian kuartal I (Januari – Maret) terbilang cukup tinggi jika dibandingkan periode yang sama di 2021, dimana penyaluran KPR di tahun lalu masih lemah akibat pandemi.

Maka dalam sembilan bulan ke depan perseroan akan mengupayakan berbagai langkah, mulai dari promo bunga KPR, meningkatkan kerjasama dengan pengembang, dan menggiatkan KPR takeover.

“Pertumbuhan KPR di kuatal satu ini kan sudah bagu, jadi kita harus menjaga jangan sampai nanti di kuartal dua dan tiga seolah terlihat jadi melambat,” katanya.

Ia mencontohkan, dalam gelaran Mandiri Festival Properti Online tahun ini, pihaknya membidik booking KPR sebesar Rp2 triliun.

Kemudian meningkatkan kerjasama dengan developer, baik itu pengembang besar, pengembang sedang dan pengembang kecil yang skala proyeknya terbatas.

Bank Mandiri melakukan kerjasama per proyek dengan penandatanganan kerjasama (PKS) untuk mendapatkan kuota yang dibiayai, sehingga selebihnya akan dibiayai bank lain.

Ada juga KPR takeover yang juga punya potensi yang besar, sebab di kuartal I, Bank Mandiri sudah mencatatkan Rp100 miliar dari takeover dan sepanjang tahun ini ditargetkan mencapai Rp500 miliar. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

pelayanan santunan

Papan Informasi PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu Untuk Penanganan Korban Kecelakaan

PT Jasa Raharja

Jasa Raharja Serahkan Ambulance Kepada Polda Kalimantan Utara