in , , , ,

KPR BTN Tersalurkan 757.093 Unit di 2018

KPR BTN

KPR BTN (Kredit Kepemilikan Rumah) sepanjang tahun 2018 telah tersalurkan sebanyak 757.093 unit. PT Bank Tabungan Negara Tbk selaku penyalur KPR BTN mencatat bahwa torehan tersebut telah melampaui target Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Non Subsidi.

Direktur Utama Bank BTN Maryono menyebut bahwa dari total 57.093 unit KPR BTN yang disalurkan adalah terdiri dari KPR subsidi sebanyak 583.634 unit baik dalam bentuk KPR subsidi maupun kredit konstruksi.

BACA JUGA: KPR SYARIAH, INILAH PLUS MINUSNYA!

Untuk KPR Subdsidi, lanjutnya, untuk KPR subsidi dengan total nilai sebesar Rp39,2 triliun.

“Untuk KPR Non Subsidi yang dikucurkan BTN baik itu KPR non subsidi atau kredit konstruksi untuk KPR non subsidi mencapai 173.459 unit atau Rp33,04 triliun,” ungkap Maryono.

Lebih lanjut ia mengatakan jika perseroan akan terus mendongkrak pembiayaan KPR BTN di tahun 2019 dengan fokus terhadap pembiayaan perumahan sektor non formal.

“Di tahun ini kami akan tetap mendorong pembiayaan KPR, untuk sementara ini kami akan fokus pada pembiayaan perumahan pada sektor non formal,” ungkapnya.

Maryono mengatakan jika salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka mendorong pembiayaan pada sektor non formal tersebut yaitu dengan cara memberikan fasilitas KPR Subsidi kepada sekitar 4.000 anggota Perhimpunan Persaudaraan Pencukur Rambut Garut (PPRG) yang juga menjadi bagian dari Program Sejuta Rumah.

“Yang jadi target kami kali ini adalah para pekerja di sektor jasa, yaitu pencukur rambut yang tergabung dalam Perhimpunan Persaudaraan Pencukur Rambut Garut. Karena mereka merupakn para pekerja non formal,” ujar Maryono.

FASILITAS KPR BTN PEKERJA NON FORMAL

Sebelumnya, BTN juga telah memberikan fasilitas KPR BTN kepada para pekerja non formal lainnya yaitu Asosiasi Pedagang Mie Bakso (APMISO), para pengemudi taksi di bawah bendera PT Blue bird Tbk, membangun rumah untuk pekerja guru honorer dan memfasilitasi Grab dan Gojek untuk mendapatkan KPR BTN Mikro.

BACA JUGA: INDUSTRI ASURANSI JIWA MENGGELIAT DI 2019

Masyarakat tentunya mendapatkan bunga yang sangat ringan karena masyarakat juga diberikan fasilitas keringanan uang muka sebesar Rp4 juta dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sehingga cicilan rumah yang harus dibayar cenderung sangat ringan yaitu hanya sebesar Rp800 ribu dengan tenor selama 20 tahun,” tutupnya. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja BNI Ditargetkan Tumbuh Dua Digit

DBS Group

DBS Group : Sektor Konsumsi Asia Tenggara Membaik