WARTABANK.CO, Jakarta – Bank Sumsel Babel berhasil mendongkrak kinerja kredit kendaraan bermotor (KKB), di tengah industri yang tengah mengalami perlambatan.
Menurut pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel, Teddy Kurniawan, Bank Sumsel Babel hingga November 2025, berhasil mencatat pertumbuhan kredit sekitar 7% secara tahunan (year on year/YoY).
Namun demikian, Teddy mengakui bahwa laju pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Jika dibandingkan dengan pertumbuhan YoY tahun lalu, memang terjadi penurunan dari sisi laju pertumbuhan,” ujar Teddy.
Sebagai pembanding, data Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa kredit kendaraan bermotor secara industri mengalami kontraksi hingga 4,7% YoY per Oktober 2025.
Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih dihadapi industri pembiayaan kendaraan bermotor secara nasional.
Teddy menjelaskan, capaian KKB Bank Sumsel Babel saat ini turut ditopang oleh berbagai program promosi yang dijalankan perseroan guna menjaga minat nasabah di tengah kondisi industri yang menantang.
Terkait target penyaluran hingga akhir tahun, Bank Sumsel Babel memastikan tidak melakukan penyesuaian. Perseroan tetap membidik pertumbuhan KKB sebesar 8% hingga tutup tahun 2025.
“Target penyaluran KKB hingga akhir tahun masih normal dan tidak terdapat revisi,” tegas Teddy.
Untuk mencapai target tersebut, Bank Sumsel Babel menyiapkan sejumlah strategi, antara lain dengan mengintensifkan aktivitas pemasaran, mengoptimalkan peran dan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta melakukan pemantauan dan monitoring secara berkelanjutan terhadap realisasi penyaluran kredit.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kinerja KKB Bank Sumsel Babel tetap solid, meskipun industri pembiayaan kendaraan bermotor tengah berada dalam tekanan. []
