in , ,

KREDIT KONSUMER BAKAL MELESAT DI 2019

KREDIT KONSUMER

KREDIT KONSUMER diproyeksikan akan tumbuh melesat di tahun 2019. Sejumlah bankir berkeyakinan jika KREDIT KONSUMER akan tumbuh seperti performa di tahun 2018 bahkan diprediksi akan melampaui pencapainnya tersebut.

Sebut saja PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN yang berkeyakinan jika tahun 2019 KREDIT KONSUMER akan tumbuh mencapai 15 persen (year on year / y-o-y). Menurut Direktur Konsumer BTN Budi Satria KREDIT KONSUMER BTN di tahun 2019 ditargetkan akan tumbuh lebih baik dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, lanjut Budi, BTN tengah menyiapkan sejumlah rencana strategis agar KREDIT KONSUMER mampu tumbuh lebih baik di 2019.

“Tahun lalu pertumbuhan kredit kami rata-rata sebesar 19 persen, tahun ini kami bidik pertumbuhan yang lebih baik lagi. Kami optimis bisa tumbuh 15 persen,” ujarnya.

BACA JUGA: INILAH SYARAT & LOKASI RUMAH SUBSIDI

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa KREDIT KONSUMER BTN pada tahun 2018 terbilang sangat besar karena demand perumahan yang sangat tinggi terutama untuk rumah pertama. Menurutnya, permintaan tersebut tidak bisa ditahan.

“Kami memang KPR dimana 85 persennya merupakan pemilik rumah pertama dan bukan investor atau yang sebelumnya sudah memiliki rumah,” terang Budi.

Namun demikian, Budi melihat potret pada sektor perumahan masih memiliki potensi yang sangat baik. Budi menyebut lantaran kebutuhan rumah di tanah air yang sangat besar dengan backlog sebesar 500 ribu unit rumah per tahunnya.

Sementara itu menurut Direktur PT Bank Central Asia Tbk / BCA Santoso Liem pertumbuhan KREDIT KONSUMER BCA di tahun 2019 diprediksi masih akan sama dengan tahun 2018. BCA, lanjutnya, pada November 2018 berhasil mengantongi pertumbuhan sebesar 10 persen.

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Single presence policy

OJK Kaji Aturan Single Presence Policy

Kartu GPN BI

20 Juta Kartu GPN BI Dipastikan Telah Terdistribusi