Kredit Konsumer Perbankan Akan Terus Tumbuh

oleh
Kredit konsumer

Kredit konsumer menjadi keuntungan tersendiri di kalangan perbankan saat masa Ramadan dan lebaran. Kredit yang kebanyakan berupa penyediaan kartu kredit tumbuh selaras dengan kebutuhan masyarakat akan uang tunai.

Hal di atas sesuai dengan data yang dikeluarkan Bank Indonesia, lembaga keuangan di Indonesia. Berdasarkan data yang ada, kredit konsumer selama akhir triwulan II meningkat 9 persen atau senilai dengan Rp1.544 triliun. Ini menjadikan kredit perbankan secara umum stabil.

Kredit Konsumer Beberapa Bank di Indonesia

Direktur Konsumer CIMB Niaga, Lani Darmawan menyebutkan bahwa transaksi kartu kredit dan debit selama bulan Mei 2019 naik 25 persen dari 11 persen di bulan yang sama tahun lalu. Meskipun pada bulan ini Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) mengalami kemunduran.

Namun, di kuartal II diperkirakan KPR akan kembali naik menjadi 12 persen year on year (yoy). Begitu pula dengan KKB yang didominasi kendaraan roda empat, juga diperkirakan tumbuh 30 persen yoy.

Senada dengan CIMB Niaga, bank besar berpelat merah PT Bank Negara Indonesia (BNI) mengalami hal sama. Kredit konsumer bank ini naik 10 persen lebih tinggi dari proyeksi triwulan pertama 8,5 persen.

General Manager Product Management Division BNI, Donny Bima Herjuno menuturkan bahwa, volume penjualan kartu kredit mengalami peningkatan 16 persen.

PT Bank Central Asia juga memperkirakan pertumbuhan signifikan terhadap kredit konsumer di kuartal II. Mereka optimis pertumbuhan sekitar 13 persen.

Direktur Konsumer PT Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono juga optimis dengan pertumbuhan kredit konsumer di banknya akan meningkat 10 persen. Kredit tersebut akan difokuskan pada kredit pensiun. Sementara, KPR saat ini masih terus digenjot karena belum memenuhi target. Ini merupakan akibat Bukopin menargetkan untuk fokus pada kredit rumah baru, berbeda dengan konsentrasi sebelumnya.

Sedikit berbeda, adalah pernyataan Presiden Direktur Bank OCBC NISP Tbk, Parwati Surjaudaja. Parwati justru mengakui bahwa kredit perusahaannya belum mengalami pertumbuhan atau meningkat di awal tahun. Meski Parwati optimis kredit akan sesuai dengan target sampai akhir tahun 2019. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *