in , ,

Kredit Multiguna Menggeliat, Bank Tetapkan Target

Kredit multiguna

Kredit multiguna sepertinya menjadi bisnis perbankan yang sedang terus melaju positif sampai awal tahun ini. Sejumlah bankir menunjukkan keoptimisannya, bahwa bisnis ini akan terus melejit sampai akhir tahun nanti.

PT Bank CIMB Niaga Tbk misalnya, sampai dengan kuartal I-2019 ini mengatakan kredit multiguna bergerak ke level 12 persen. Direktur Konsumer CIMB Niaga, Lani Darmawan mengungkapkan bahwa pertumbuhan itu sejalan dengan ekspansi bisnis yang dilakukan oleh Perseroan.

Menurutnya, kredit multiguna di CIMB Niaga didominasi oleh kalangan dari menengah ke atas yang merupakan nasabah eksisting. Lani menargetkan tahun ini bisnis tersebut bisa tumbuh 12-15 persen.

CIMB memang menyalurkan kreditnya ke kalangan menengah atas untuk menjaga pertumbuhan yang stabil. Selain itu, dengan ini rasio kredit yang bermasalah pun tetap ada di presentase yang rendah. Rata-rata pinjaman yang diberikan adalah sebesar Rp5 miliar.

Lain halnya dengan CIMB Niaga, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) sudah menyalurkan kredit ini pada 1.180 debitur lebih. Totalnya mencapai Rp250 miliar dalam kurun waktu dua bulan terakhir antara Januari-Februari saja.

Direktur Resiko, Strategi, dan Kepatuhan BTN, Mahelan Prabantarikso menyebutkan, nilai pinjaman rata-rata per debitur adalah Rp215 juta. Jika dibandingkan dari Januari-Februari 2018 lalu, realisasi itu tumbuh sampai 20 persen atau year on year (yoy). Menilik realitas ini, BTN optimis menargetkan kredit multiguna mereka akan tembus sampai Rp1 triliun pada semester I-2019.

Beda dengan CIMB Niaga, BTN lebih memfokuskan kredit pada nasabah yang berpenghasilan tetap. Mahelan memprediksi akhir tahun ini akan tembus hingga Rp2,5 triliun.

Untuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), bisnis ini naik sekitar 4,63 persen di akhir Februari 2019. Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Satyagraha menyebutkan bahwa pada semester I-2019 posisi itu akan terus naik hingga 7 persen yoy. Ferdian juga optimis sepanjang tahun ini bisnis tersebut akan mencapai 8,5 persen.

Karena hal itu, Bank Jatim pun telah merancang berbagai strategi. Salah satunya menunjuk beberapa cabang untuk menjalankan pilot project. Pilot project tersebut yakni pemberian suku bunga special rate dengan komitmen outstanding kredit dan jumlah nasabah yang terus meningkat.

Cara lain adalah dengan mengeluarkan produk diversifikasi seperti fasilitas kredit multiguna pra pensiun atau tabungan hari pensiun. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OVO

OVO Terus Lakukan Perluasan Layanan Keuangan

Industri perbankan

Industri Perbankan: OJK Gandeng Bank Indonesia untuk Pertumbuhan Kredit