in , ,

Kredit Sindikasi BNI Untuk PLN Rp1,1 Triliun

Kredit Sindikasi BNI

Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapatkan dana dari kredit sindikasi BNI sebesar Rp1,1 triliun. Adapun dana tersebut akan digunakan PLN untuk membiayai program kelistrikan 35.000 mega watt (MW).

Secara total nilai dari kredit sindikasi tersebut mencapai Rp4,5 triliun yang akan digunakan untuk proyek transmisi dan gardu induk Jawa bagian tengah milik PLN.

Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan bahwa proyek tersebut terdiri dari pembangunan Transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV, Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV.

Wahju berharap setelah proyek secara keseluruhan selesai maka proyek 35.000 MW ini bisa memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, sehingga target rasio elektrifikasi sebesar 99% dapat dikejar di tahun 2020.

“Dalam kredit ini, BNI memiliki peran sebagai joint mandated lead arranger and bookrunners (JMLAB). Bukan hanya mendukung proyek infrastruktur jalan tol, kami juga mendukung proyek non infrastruktur seperti listrik,” terangnya.

Pembiayaan sindikasi tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kredit antara Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto dengan Putrama serta direktur bank peserta sindikasi lainnya belum lama ini di Jakarta, (14/11) yang disaksikan langsung oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir dan Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, dan Perhubungan Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BI OJK

BI, OJK, LPS Integrasikan Pelaporan Perbankan

transaksi e-commerce

Bank Mandiri: Transaksi e-Commerce Tumbuh 150 Persen